BREAKING NEWS
 

Dukung FKPPI Tangguh, Ibas: Generasi Muda Jadi Pilar Kedaulatan Dan Kemandirian Bangsa

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 18 Maret 2025 11:24 WIB
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono saat acara Audensi FKPPI di Gedung MPR RI, Senin (17/3/2025). (Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting menjadi jembatan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan, menjadi penggerak dalam mewujudkan kemandirian bangsa, dan menjaga kedaulatan NKRI.

Salah satunya adalah melalui generasi muda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI – Polri (FKPPI). 

Hal tersebut disampaikan Ibas dalam acara Audiensi FKPPI Tangguh, Merakyat, dan Sejahtera “Penjaga Kedaulatan Bangsa” bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI – Polri (FKPPI) di Gedung MPR RI, Senin (17/3/2025).

“Kita patut bersyukur dan bangga, menjadi ‘anak kolong’, menjadi keluarga TNI/Polri, bukan keinginan kita, karena kita terlahir dari mereka. Tidak mudah, penuh tantangan dan dinamika; banyak suka dan duka. Terkadang belum cukup diberi apresiasi dan masih minim kesejahteraannya,” ucap Ibas.

“Namun, kita (FKPPI) tetap tangguh! sebagai keluarga besar TNI dan Polri juga harus bisa memiliki peran yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” lanjut Ibas. 

Untuk itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FKPPI, kepada Generasi Muda FKPPI yang turut setia dalam persatuan ibu pertiwi. 

Baca juga : Lantik 5 Anggota MPR PAW, Ahmad Muzani: Perkuat Kelembagaan Dan Jadi Teladan Masyarakat

“Selalu siap sedia, mendukung kehidupan TNI/POLRI dengan aksi nyata dan positif serta tangguh dalam kerja-kerja kerakyatan,” katanya.

Ibas kemudian menyampaikan agar Generasi Muda FKPPI sebagai forum anak muda mampu menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi sesuai kebutuhan zaman. 

“Saya berharap teman-teman GM FKPPI atau FKPPI juga harus mampu menerjemahkan perlibatan-perlibatan teknologi dalam kehidupan, keseharian, dan perkembangan kebutuhan bangsa kitA," ucapnya.

“Apalagi kita tahu ada Artificial Intelligence (AI). Jangan-jangan peperangan kedepan itu sudah menggunakan AI. Dan itu sudah diperlihatkan dari berbagai negara yang maju, menggunakan peralatan perang tanpa awak, simulator peperangan dengan menggunakan AI,” kata Ibas

Selain siap menghadapi perkembangan zaman, FKPPI dan GM FKPPI juga harus mampu menjadi penghubung antar elemen masyarakat.

Adsense

“FKPPI harus bisa menjadi jembatan untuk mendengar, sinergi, atau bekerja sama dengan yang tua hingga yang muda. Memastikan agar kesejahteraan masyarakat kita juga benar-benar tercipta,” ujarnya.

Baca juga : Cegah Rob, Jakarta Bangun Tanggul Laut Di Muara Karang, Cilincing Dan Muara Baru

Menurut Ibas, kolaborasi adalah kunci dari partisipasi FKPPI untuk kemajuan bangsa. 

“Sinergi atau kolaborasi adalah kata kunci untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan pendidikan generasi muda," ujarnya.

Dalam kesempatan ini Edhie Baskoro juga menyampaikan tantangan lain yang harus dipersiapkan secara berkelanjutan, yaitu maraknya peperangan dan terasanya konflik yang tengah terjadi di berbagai belahan dunia.

FKPPI harus menjadi pilar utama selain TNI Polri dalam melindungi Tanah Air.

“Untuk itulah, teman-teman semuanya yang harus menjadi pilar utama selain TNI dan Polri itu sendiri. Karena kalau bukan keluarga besar TNI/POLRI yang paling depan, siapa lagi? Karena kita lah yang harusnya memastikan merah putih itu tetap hadir di Tanah Air," ujarnya

Selain sisi keamanan, Ibas mengajak GM FKPPI sebagai generasi muda untuk berperan aktif terkait isu lingkungan hidup. 

Baca juga : Kebangkitan Koperasi Indonesia dan Kemandirian Ekonomi Desa

Dalam kesempatan ini, Ibas mengajak untuk sama-sama berpegangan tangan, solid dalam bingkai nilai-nilai Pancasila. 

“Saya ingin menggarisbawahi untuk kita semuanya, tetaplah solid. Harus lebih kuat dan militan dalam bingkai-bingkai Pancasila," ujarnya.

Menurutnya, Bangsa Indonesia punya landasan, ideologi, kita nasionalis, kita patriotik, dan Pancasila telah membuktikan kita untuk mempersatukan negeri ini menjadi landasan Ideologi dan memberikan kemudahan dalam pembangunan dan kesejahteraan.

Salah satu peserta, Elisabeth, Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak GM FKPPI pun menyampaikan aspirasinya.

"Misalnya ada petani milenial dan pengembangan UMKM skala besar, supaya dapat menyukseskan program pemerintah secara maksimal berkelanjutan,” ujarnya. 

Pada acara ini hadir beberapa pengurus dan anggota FKPPI dan GM FKPPI, di antaranya Mohammad Shalahuddin, Ketua Bidang Organisasi & Keanggotaan KB FKPPI; Robi Achyar Siregar Ketua PD IX GM FKPPI DKI Jaya; Nazareth P. Simanungkalit Sekretaris PD IX GM FKPPI DKI Jaya; Leonardo Sirait Ketua PC 0903 GM KB FKPPI Jakarta Barat, dan lain sebagainya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense