BREAKING NEWS
 

Tiru Negara Maju Lindungi Komoditas Unggulan

Senayan Ingin Hadirkan RUU Komoditas Strategis

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : AULIA DARWIS
Sabtu, 6 September 2025 07:05 WIB
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo.

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan memandang penting adanya Rancangan Undang-Undang (RUU) Komoditas Strategis. Beleid ini akan menjadi instrumen perlindungan produk unggulan nasional yang bernilai ekonomi tinggi.

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengatakan, komoditas strategis bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.

Baca juga : Kopdes Bisa Ajukan Pinjaman Dari Bank

“Barang-barang ini bisa berupa bahan pangan, bahan baku industri, hingga sumber energi vital yang menopang kehidupan masyarakat dan kemajuan negara,” ujar Firman, Jumat (5/9/2025).

Firman menilai, aturan ini krusial menjaga keberlangsungan sektor pertanian, perkebunan dan industri, sekaligus mencegah praktik perdagangan yang merugikan Indonesia. Selama ini, komoditas strategis lebih terfokus pada beras. Padahal Indonesia memiliki potensi besar pada sawit, tembakau, singkong dan tebu.

Baca juga : Pratikno Tawarkan Jurus Asta Mantra

“Singkong, misalnya, bisa menjadi substitusi pangan sekaligus bahan baku bioetanol untuk energi baru terbarukan,” jelas politikus Partai Golkar itu.

Firman juga menyinggung praktik negara maju yang melindungi komoditas unggulannya lewat regulasi dan subsidi. Amerika Serikat punya UU yang melindungi gandum, kedelai, jagung, dan kapas. Turki memiliki UU pertembakauan untuk menjaga daya saing ekspor.

Adsense

Baca juga : Warga Boleh Kritik, Tapi Jangan Lempar Sampah

“Mereka melindungi komoditas dengan subsidi, tapi tidak pernah ditegur WTO (World Trade Organization). Kalau Indonesia yang melakukan, langsung ditegur. Kita tidak boleh diam,” tegasnya.

Dia mencontohkan nilai ekonomi tembakau yang mencapai Rp 216 triliun pada kuartal III, serta sawit yang pernah menyumbang Rp 500-700 triliun bagi negara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense