RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Yulian Gunhar mendorong agar RUU Minyak dan Gas (Migas) segera disusun dan diterapkan. Ini untuk menggenjot kinerja PT Pertamina.
"Nah mudah-mudahan kalau undang-undang Migas ini kita kembalikan lagi sesuai dengan peraturan Nomor 71 tahun 78, Pertamina ini speed-nya yang tadinya 100 bisa 220, lebih kenceng lagi," harap Gunhar saat RDP bersama Pertamina di Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025).
Baca juga : Menteri Ara Perkuat Kolaborasi Kementerian Demi KUR Perumahan
Gunhar menyinggung beberapa negara maju yang mulai melakukan transisi energi. Hal ini, menurut Gunhar, menyebabkan 26 kilang dunia akan ditutup.
Dia mempertanyakan rencana Pertamina untuk mendorong transisi energi demi mengurangi impor BBM.
Baca juga : Pertamina Undi Hadiah MyPertamina Periode 3 Di Malang
"China contohnya, 50 persen transportasi sudah menggunakan listrik, SPBU-nya 60 persen sudah tutup," ucap Gunhar.
Selain itu, Gunhar pun meminta agar Pertamina mampu menyesuaikan kinerjanya dengan perubahan jaman. Termasuk transisi energi yang dapat membantu masyarakat untuk lebih hemat dan efisien.
Baca juga : Jaga Iklim Investasi Tetap Stabil, Aspermigas Harap UU Migas Disahkan
"Di lampu-lampu merah itu mobil listrik udah banyak, jadi lebih hemat, lebih efisien. Semoga Pertamina siap dan beradaptaso dengan perubahan itu," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.