RM.id Rakyat Merdeka - Kapoksi Fraksi PDI Perjuangan Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, mengaku prihatin atas kasus perundungan atau bullying yang terjadi di Tangerang Selatan, berujung korban meninggal dunia. Selly mendesak agar terduga pelaku segera ditindak.
"Kami memandang penting agar aparat penegak hukum dapat menangani kasus ini secara tegas dan profesional. Jika terbukti terdapat unsur pidana, maka proses hukum perlu dijalankan agar ada efek jera dan memberikan pesan yang kuat bahwa kekerasan terhadap anak tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun," kata Selly dalam keterangannya, Kamis (20/11/2025).
Selain hukuman pidana, dia meminta ada ruang rehabilitasi bagi pelaku jika masih di bawah umur. Dia mengatakan pendekatan peradilan anak tetap harus berjalan.
Baca juga : Makan Korban Jiwa, Kasus Bullying Disorot Presiden
"Komisi VIII juga melihat pentingnya memberikan ruang rehabilitasi bagi pelaku, terutama bila mereka masih di bawah umur. Pendekatan keadilan anak harus tetap dijaga, dengan mengedepankan pembinaan, konseling, serta pendidikan karakter," pesannya.
Dia mengatakan pendekatan psikologis juga anat penting. Menurutnya, hal itu dapat mencegah peristiwa serupa terulang.
"Pendalaman terkait aspek psikologis pelaku juga menjadi hal yang penting, agar langkah yang diambil tidak hanya bersifat represif, tetapi juga memperbaiki kondisi mental dan sosial mereka," sambung dia.
Baca juga : Komisi XI DPR Minta Perbaikan Kelola Dan Sinkronisasi Data Dana Daerah
Selly juga mendesak sekolah memiliki sistem deteksi dini terkait potensi perundungan. Selain itu, sekolah harus membuat mekanisme pelaporan yang aman dan mudah.
"Penambahan tenaga profesional seperti konselor atau psikolog sekolah juga menjadi kebutuhan mendesak, khususnya di jenjang SMP dan SMA," pintanya.
Sebelumnya, seorang pelajar SMPN 19 Tangsel inisial MH (13) menjadi korban perundungan hingga mengalami luka fisik dan trauma serius. Setelah sepekan menjalani perawatan di rumah sakit, MH meninggal dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.