BREAKING NEWS
 

Trinovi Khairani Apresiasi PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 8 Maret 2026 19:14 WIB
Foto: Komisi I DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi I DPR Trinovi Khairani Sitorus mengapresiasi langkah pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam mengimplementasikan kebijakan perlindungan anak di ruang digital.

Kebijakan tersebut merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Trinovi menilai, penerbitan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 menjadi langkah penting untuk memastikan regulasi perlindungan anak tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar diterapkan secara konkret oleh berbagai platform digital.

Baca juga : Kapolri Ungkap Upaya Presiden Perkuat Kemandirian Bangsa Di Saat Konflik Global

“Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan risiko serius bagi anak-anak, mulai dari paparan konten negatif, cyberbullying, hingga penipuan daring. Karena itu, negara perlu hadir untuk memastikan ruang digital menjadi lingkungan yang aman bagi generasi muda,” ujar Trinovi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/3/2026). 

Adsense

Ia menilai, kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun pada platform berisiko tinggi merupakan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan anak di era digital.

“Langkah awal ini sangat baik dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menempatkan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas utama dalam tata kelola ruang digital,” lanjutnya.

Baca juga : Gerindra Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Nasional

Menurut Trinovi, implementasi PP TUNAS juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang mengambil sikap tegas dalam mendorong tanggung jawab platform digital terhadap keselamatan pengguna, khususnya anak-anak.

Lebih lanjut, ia mendorong agar pelaksanaan kebijakan ini disertai pengawasan yang kuat, edukasi kepada masyarakat, serta kolaborasi antara pemerintah, platform digital, orang tua, dan lembaga pendidikan.

“Kita ingin memastikan transformasi digital Indonesia tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dengan melindungi masa depan generasi muda,” tutup Trinovi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense