RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKB Sudjatmiko mengingatkan agar pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya mengejar target penyelesaian proyek, tetapi juga mengutamakan keselamatan anak, kualitas bangunan, dan keberlanjutan lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Sudjatmiko saat melakukan kunjungan kerja ke kompleks Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi, Jumat (12/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan pembangunan berjalan sesuai target, berkualitas, serta mampu memberikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang harus dibangun dengan perencanaan matang agar benar-benar dapat menjadi sarana pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sudjatmiko melihat masih terdapat deviasi pekerjaan yang perlu segera dimitigasi.
Baca juga : Dukung Mobilitas Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan & Keselamatan Penyeberangan
"Jangan sampai persoalan teknis dan manajemen pelaksanaan justru menghambat program yang sangat mulia ini. Saya mendorong dilakukan review desain secara menyeluruh agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih efisien dan tepat waktu," kata Sudjatmiko dikutip Minggu (14/6/2026).
Sudjatmiko menilai, deviasi pekerjaan yang mencapai sekitar 20 persen perlu menjadi perhatian serius.
Dirinya menuturkan, pola pelaksanaan subkontrak dan pengelolaan arus kas proyek harus diperbaiki agar tidak menghambat progres pembangunan di lapangan.
Selain aspek konstruksi, Sudjatmiko juga menyoroti pentingnya pengelolaan lingkungan di kawasan Sekolah Rakyat.
Ia menilai, pembangunan tidak cukup hanya menyediakan embung atau kolam penampungan air, tetapi perlu dilengkapi dengan sumur resapan guna menjaga keseimbangan air tanah.
Baca juga : Alvin Lie: Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Tingkatkan Mobilitas Masyarakat
"Struktur bangunan mungkin tetap aman, tetapi fasilitas lain seperti jalan, lapangan olahraga, dan area publik berpotensi mengalami ambles atau retak. Ini tentu akan menambah biaya perawatan di kemudian hari," jelasnya.
Sudjatmiko juga menegaskan bahwa aspek keselamatan anak harus menjadi prioritas utama dalam desain bangunan.
Dirinya mengingatkan bahwa siswa Sekolah Rakyat, khususnya jenjang SD kelas 1 hingga kelas 4, masih membutuhkan pengawasan dan perlindungan ekstra.
"Kelas maupun asrama harus dirancang aman. Jika ada bangunan dua lantai, jendelanya harus memiliki pengaman yang memadai. Jangan sampai ada celah yang dapat membahayakan anak-anak. Keselamatan mereka harus menjadi standar utama dalam pembangunan," tegasnya.
Di samping itu, ia meminta agar fasilitas sanitasi dibangun dengan material berkualitas dan tahan lama. Menurutnya, kamar mandi, toilet, serta fasilitas pendukung lainnya harus mampu menampung penggunaan intensif oleh para siswa setiap hari.
Baca juga : Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan Layanan One Call Center 133
"Jangan hanya mengejar estetika. Pintu kamar mandi, sanitasi, dan seluruh fasilitas pendukung harus memiliki standar kualitas yang baik karena akan digunakan oleh banyak anak setiap hari," ujarnya.
Sudjatmiko juga mengusulkan konsep penghijauan yang lebih edukatif dengan menanam pohon-pohon berbuah seperti jambu, mangga, dan belimbing di lingkungan sekolah.
Sudjatmiko mengapresiasi pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas. Ia berharap proyek tersebut dapat menjadi percontohan nasional yang memberikan harapan baru bagi anak-anak Indonesia.
"Program Sekolah Rakyat harus menjadi simbol bahwa negara hadir untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak Indonesia. Karena itu, pembangunan harus dilakukan dengan baik, berkualitas, memperhatikan keselamatan, serta ramah terhadap lingkungan," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.