BREAKING NEWS
 

3 Polisi Gugur Ungkap Peredaran Narkoba, Ketua DPD Sampaikan Duka Mendalam

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Selasa, 7 Juli 2026 18:12 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin. Foto: DPD RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas gugurnya tiga anggota Kepolisian RI (Polri) saat melakukan operasi pengungkapan peredaran Narkoba di Kalimantan Tengah.

Menurut Sultan, gugurnya tiga anggota Polri tersebut menjadi bukti serius Negara melalui Kepolisian dalam agenda pemberantasan Narkoba.

"Atas nama lembaga DPD RI kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam kepada institusi Polri dan keluarga atas gugurnya ketiga anggota Polisi. Saya kira mereka pantas mendapatkan penghormatan dan penghargaan sebagai pejuang Indonesia Emas," ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Selasa (07/07).

Baca juga : Hakim Juga Perintahkan Nadiem Kembali Ditahan di Rutan

Lebih lanjut mantan aktivis KNPI itu mengatakan bahwa narkoba adalah ancaman serius terhadap institusi keamanan Negara dan tentunya mengancam agenda pembangunan manusia Generasi bangsa.

"Sehingga para pelaku bandar dan pengedar narkoba adalah pelaku kejahatan luar biasa yang perlu ditanggulangi dengan pendekatan operasi yang lebih sistematis, terencana dan terorganisir," tegasnya.

Adsense

Oleh Karena itu, kata Sultan, dengan peristiwa gugurnya tiga anggota Kepolisian ini, kami mendorong agar Polri dan BNN perlu memperkuat operasi penanggulangan kejahatan Narkoba skala penuh dengan melibatkan pasukan elit Polri seperti Brimob dan Densus 88.

Baca juga : Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, Fahira Sampaikan 7 Langkah Mendesak

"Penumpasan terhadap kejahatan Narkoba harus ditetapkan sebagai agenda prioritas keamanan Nasional. Karena Prevalensi penyalahgunaan Narkoba Indonesia sudah mencapai titik kritis," tutupnya.

Data BNN pada December 2025 menunjukan bahwa tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 2,11 persen atau setara dengan 4,15 juta penduduk pada usia produktif (15-64 tahun).

Indonesia bahkan disebut menempati peringkat ketiga tertinggi di dunia dalam hal transaksi dan penyalahgunaan narkoba setelah Meksiko dan Kolombia.

Baca juga : Peredaran Narkoba di Lapas, DPR Curiga Ada Aktor Besar Terlibat

Diketahui, Operasi penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah (Kalteng), berujung duka. Tiga anggota Polri yang bertugas gugur karena dilawan oleh bandar narkoba dan komplotannya ketika tengah melakukan operasi penggerebekan.

Penggerebekan yang menyebabkan 3 polisi gugur itu terjadi terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, 12 personel Satresnarkoba Polres Katingan yang dipimpin oleh Kasatresnarkoba AKP Affan Effendi melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense