BREAKING NEWS
 

Bambang Patijaya Apresiasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Kemandirian Energi Menguat

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 21 Oktober 2026 17:24 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Penguatan produksi energi dalam negeri, penerapan biodiesel B50, hingga perluasan akses listrik menjadi sejumlah capaian yang mendapat apresiasi Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Bambang Patijaya dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Berbagai kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Bambang mengatakan, perkembangan sektor energi selama dua tahun terakhir menunjukkan arah positif.

Pemerintah dinilai tidak hanya berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga energi, tetapi juga memperkuat fondasi kemandirian energi melalui peningkatan produksi dalam negeri dan optimalisasi sumber daya yang dimiliki Indonesia.

"Kami melihat dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo, sektor energi menunjukkan perkembangan yang positif. Pemerintah tidak hanya berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga energi, tetapi juga semakin memperkuat fondasi kemandirian energi nasional melalui peningkatan produksi dalam negeri dan optimalisasi sumber daya energi yang kita miliki," ujar Bambang.

Baca juga : Dua Tahun Prabowo-Gibran, Menjaga Momentum Pembenahan Penegakan Hukum

Legislator asal Bangka Belitung itu menyoroti keberhasilan pemerintah memenuhi target lifting minyak bumi pada 2025 yang mencapai sekitar 605 ribu barel per hari.

Capaian tersebut dinilai penting di tengah tantangan penurunan produksi alamiah sumur-sumur minyak nasional.

Bambang juga mengapresiasi implementasi biodiesel B50 sejak Juli 2026 sebagai langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor solar. Kebijakan tersebut diproyeksikan mampu menghemat devisa hingga Rp 170 triliun per tahun.

Sebagai perbandingan, penerapan B40 sepanjang 2025 menghasilkan penghematan sekitar Rp 130 triliun.

Adsense

"Implementasi B50 merupakan bukti bahwa agenda swasembada energi Presiden Prabowo mulai diwujudkan melalui kebijakan konkret. Kita memiliki potensi sumber daya yang besar untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi impor. Keberhasilan ini harus terus diperkuat melalui peningkatan produksi migas dan pengembangan bahan bakar nabati, termasuk bioetanol, sehingga ketahanan energi nasional semakin kokoh," katanya.

Baca juga : Dua Tahun, Apa?

Selain peningkatan produksi migas dan pengembangan bahan bakar nabati, Bambang mengapresiasi kebijakan pemerintah menjaga harga BBM bersubsidi di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga minyak dunia.

Menurutnya, stabilitas harga energi berperan penting dalam melindungi daya beli masyarakat sekaligus menjaga aktivitas perekonomian nasional.

Ia juga menyoroti perluasan program listrik desa yang sepanjang 2025 menjangkau lebih dari 77 ribu pelanggan di 1.516 lokasi.

Sementara itu, pengembangan energi baru terbarukan melalui program PLTS 100 GWp dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas akses listrik dan memperkuat diversifikasi sumber energi nasional.

Lebih lanjut, Bambang mengapresiasi kepemimpinan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam menerjemahkan agenda kemandirian energi Presiden Prabowo melalui berbagai kebijakan strategis.

Baca juga : Survei PPI: Amran Unggul soal Pangan, Teddy Etos Kerja, Erick Timnas

Menurutnya, peningkatan produksi migas, implementasi B50, pemerataan elektrifikasi, dan percepatan pengembangan energi terbarukan menunjukkan arah kebijakan energi yang semakin terintegrasi.

Meski demikian, ia menekankan perlunya percepatan investasi, penguatan infrastruktur, serta peningkatan kapasitas industri energi nasional agar capaian tersebut dapat terus ditingkatkan.

"Kami di Fraksi Partai Golkar DPR RI akan terus mendukung sekaligus mengawal berbagai kebijakan strategis pemerintah di sektor energi. Kita berharap momentum positif selama dua tahun ini terus diperkuat, sehingga cita-cita swasembada energi yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat diwujudkan secara bertahap," ujar Bambang.

Ia berharap, pembangunan sektor energi ke depan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan daya saing industri, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

"Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan sektor energi harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat daya saing industri, dan meningkatkan ketahanan ekonomi nasional," pungkas Kapoksi Partai Golkar di Komisi XII DPR RI tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense