Dark/Light Mode

Dukung Bahlil, Bambang Patijaya: Daerah Jangan Jadi Penonton Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 13:29 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menegaskan, hilirisasi sumber daya alam (SDA) harus memberikan manfaat nyata bagi daerah penghasil dan masyarakat di sekitarnya.

Karena itu, dia mendukung pandangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia agar hilirisasi menjadi instrumen untuk membangun kedaulatan pengelolaan SDA dan menjadikan Indonesia sebagai tuan di negeri sendiri.

Dukungan tersebut disampaikan Bambang menanggapi pernyataan Bahlil dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Baca juga : “Punya DNA Petarung, Bisa Jadi Pemimpin Yang Berhasil”

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menekankan perlunya pembenahan desain hilirisasi agar manfaat pengelolaan SDA semakin besar dirasakan oleh negara, daerah, dan masyarakat.

“Pandangan Menteri ESDM bahwa hilirisasi harus menjadikan Indonesia tuan di negeri sendiri sangat tepat dan patut kita dukung. Kekayaan alam Indonesia harus diolah di dalam negeri, dikuasai sebesar-besarnya untuk kepentingan nasional, serta menghasilkan nilai tambah yang nyata bagi rakyat,” kata Bambang.

Menurut politikus Partai Golkar tersebut, keberhasilan hilirisasi tidak boleh hanya diukur dari jumlah smelter, peningkatan investasi, atau pertumbuhan ekspor komoditas olahan.

Baca juga : Senayan Dukung Pemerintah Tambah Dana Alokasi Pemda

Hilirisasi, kata dia, juga harus memperbesar kepemilikan nasional, memperkuat industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah penghasil.

“Jangan sampai sumber daya alam dan kegiatan industrinya berada di daerah, tetapi masyarakat di sekitarnya hanya menjadi penonton. Daerah penghasil harus memperoleh manfaat yang proporsional melalui peningkatan pendapatan daerah, pembangunan infrastruktur, penyerapan tenaga kerja lokal, transfer teknologi, serta pelibatan pengusaha daerah dan UMKM,” ujarnya.

Bambang juga mendukung penguatan peran Danantara dan lembaga pembiayaan nasional untuk memperbesar kepemilikan Indonesia dalam proyek-proyek strategis hilirisasi.

Baca juga : Peluncuran Buku Bahlil Nyata Untuk Negeri

Namun, percepatan hilirisasi tetap harus disertai tata kelola yang transparan, kepastian hukum, perlindungan lingkungan, serta pengawasan terhadap pemenuhan kewajiban perusahaan kepada negara dan masyarakat.

“Komisi XII DPR RI akan terus mengawal agar hilirisasi dijalankan sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Tujuan akhirnya bukan sekadar meningkatkan investasi dan ekspor, tetapi membangun kedaulatan ekonomi, memperkuat struktur industri nasional, serta memastikan kekayaan alam benar-benar digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tegas legislator asal daerah pemilihan Kepulauan Bangka Belitung tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.