RM.id Rakyat Merdeka - PDI Perjuangan (PDIP) terlihat tenang soal kursi menteri di Kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Partai berlambang Kepala Banteng ini, komit menunggu rencana pertemuan Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo
“Ya iya, setelah Bu Mega bertemu Prabowo,” kata Olly, seusai menghadiri peluncuran buku "Legacy Sang Pesulap Merah dari Pasifik dalam Bingkai Media" di Lume'os Hotel, Jakarta, kemarin.
Mantan Gubernur Sulawesi Utara ini tidak pusing dengan berseliwerannya bursa menteri dan wakil menteri untuk kabinet Prabowo-Gibran. Pihaknya, bakal mengajukan nama setelah Sang Megawati bertemu dengan Presiden terpilih.
Baca juga : BG: Hatinya Pak Jokowi Tak Jawasentris, Tapi Indonesia
Namun, Olly menegaskan keputusan komposisi menteri, tergantung Prabowo sebagai Presiden terpilih. "Kalau Pak Prabowo bersedia menerima kader PDI Perjuangan, ya pasti ada dong," ujarnya.
Hanya, dia mengaku tidak mengetahui nama-nama yang akan diusulkan PDIP untuk menjadi menteri. "Ada di Bu Mega sama Pak Prabowo," ucapnya.
Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Dharma Widya ini menuturkan, pertemuan antara Megawati dengan Prabowo akan segera dilaksanakan. Prediksinya, pertemuan tinggal menghitung hari. "Jadi dalam waktu satu, dua hari ini ada pertemuan saya rasa," ungkapnya.
Baca juga : Paslon No.1 Cuma Sendirian
Sementara itu, Juru Bicara PDIP, Chico Hakim menyebut publik tidak perlu heran dengan tidak adanya politisi PDIP yang dipanggil Prabowo untuk menjadi calon menteri. Sebab, PDIP memang bukan pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. "Ini bukan sesuatu yang aneh," kata Chico, kemarin.
Pemilik nama lengkap Cyril Raoul Hakim ini menegaskan, PDIP tidak dalam posisi mendorong-dorong kadernya agar menjadi menteri kabinet Prabowo. Dia memberikan sinyal kader PDIP jadi menteri mesti diutarakan Prabowo kepada Megawati.
"Kalau pun ada pembicaraan terkait itu, tentu dimulai dari pihak Presiden terpilih karena kami justru menghargai etika berpolitik," ujar Chico.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.