BREAKING NEWS
 

Andi Gani Masuk Radar Capres-Cawapres Partai Buruh Di Pilpres 2029

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 19 Februari 2025 17:30 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Buruh memutuskan mencalonkan jagoan sendiri, dengan maupun tanpa koalisi partai politik manapun di kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengungkapkan, ada 130 nama calon kandidat yang masuk radar partai. Salah satunya nama yang mengemuka adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea.

"Dari internal nama yang diunggulkan Andi Gani Nena Wea, Said Iqbal, Ilham Syah, dan Hendri Saragih," ungkap Said di penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Buruh, di Jakarta, Selasa (19/2/2025).

Selain itu, dari kalangan pejabat Pemerintahan, ada nama Presiden Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, para menteri, hingga TNI/Polri.

Baca juga : Ganjar Belum PutuskanMaju Lagi Di Pilpres 2029

"Saya nggak bisa sebut namanya karena masih menduduki jabatan. Ada menteri perempuan, ada mantan menteri perempuan," katanya.

Nama pesohor seperti Najwa Shihab, Reza Rahardian, Abraham Samad, Ustaz Adi Hidayat, Rocky Gerung juga masuk radar. Kemudian dari kalangan kepala daerah juga ada seperti, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan Gubernur Papua Barat Domingus Madacan, Gubernur terpilih Jawa Tengah Ahmad Luthfi, hingga Gubernur terpilih Jakarta Pramono Anung.

Adsense

"Ada juga anak muda yang dicalonkan oleh struktur partai. Hebatnya 40 persen yang dicalonkan itu adalah perempuan," ujarnya.

Ia menyatakan, nama-nama yang muncul dalam Rakernas 2025 ini akan dibawa dan diputuskan pada Kongres Partai Buruh di Januari 2026 mendatang.

Baca juga : Komunitas Teater GPS Rembang Ajak Masyarakat Kawal Potensi Kecurangan Pilkada Serentak 2024

"Kongres Partai Buruh pada Januari 2026 diputuskan di Jakarta atau Bali atau Surabaya, nanti diputuskan akan sudah kelihatan siapa calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia dari Partai Buruh," jelasnya.

Kemudian, kata Said, di agenda partai selanjutnya yaitu Kongres Partai Buruh, pihaknya akan memutuskan mekanisme penjaringan. Yaitu, bukan partai yang memilih calon, melainkan rakyat secara langsung.

Nantinya, kandidat akan direkomendasikan partai sesuai mekanisme penjaringan. "Calon presiden nanti ada 100 orang, diperas lagi menjadi 45 orang, diperas lagi jadi 17 orang," rincinya.

Di Rakernas Partai Buruh kali ini, Said juga menjelaskan partainya membuat sejumlah keputusan. Salah satu yang ditegaskan adalah Partai Buruh tetap menyatakan dukungan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan membawa enam harapan.

Baca juga : Aliansi Masyarakat Sunda Jakarta Deklarasi Dukung Pramono-Rano Di Pilgub

Pertama, hapus Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. Kedua, upah yang layak. Ketiga, hapus outsourcing. Keempat, reforma agraria. Kelima, kedaulatan pangan.

Terakhir, kuliah gratis, guru dan tenaga honorer diangkat menjadi ASN atau PNS bukan P3K. Said menjelaskan, di Pilpres 2029 Partai Buruh tetap terbuka untuk membangun koalisi, namun dengan kesamaan calon, ideologi dan platform perjuangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense