Dark/Light Mode

Amankan Tiket Demokrat, Harris Jadi Wanita Kulit Warna Pertama Di Pilpres AS

Sabtu, 3 Agustus 2024 07:37 WIB
Wakil Presiden AS Kamala Harris, kandidat kuat Presiden AS dari Partai Demokrat. (Foto: Instagram)
Wakil Presiden AS Kamala Harris, kandidat kuat Presiden AS dari Partai Demokrat. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kamala Harris berhasil mengamankan suara delegasi yang diperlukan untuk meraih nominasi Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat.

Dia menjadi wanita kulit berwarna pertama, yang sukses meraih tiket Capres partai besar.

Harris yang saat ini menjabat wakil presiden AS, menjadi kandidat terdepan untuk nominasi Demokrat, setelah Presiden Joe Biden tunduk pada tekanan internal partai untuk meninggalkan panggung Pilpres AS pada 21 Juli 2024.

Baca juga : Keamanan Data dan Dana Nasabah Jadi Prioritas Utama, BRI Perkuat Benteng Digital

Harris dengan cepat memenangkan dukungan kelas berat partai. Dia menjadi satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat untuk pemungutan suara presiden Demokrat, yang memastikan hasil pemungutan suara delegasi tidak pernah diragukan.

Harris yang bergabung dengan livestreaming pengumuman tersebut menyatakan siap menerima nominasi secara resmi pada pekan depan, setelah periode pemungutan suara virtual ditutup.

"Saya senang karena memiliki cukup suara delegasi untuk mengamankan nominasi," kata Harris, orang kulit hitam dan Asia pertama yang menjadi wakil presiden AS, seperti dikutip Reuters, Jumat (2/8/2024).

Baca juga : Pelatih Kanada Dipecat!

“Akhir bulan ini, kita akan berkumpul di Chicago. Bersatu dalam partai. Kita akan pesta. Kita akan memiliki kesempatan untuk merayakan momen bersejarah ini bersama,” lanjutnya.

Tim kampanye Harris menyebut, jagoannya perlu melewati ambang batas 2.350 suara dari delegasi untuk mengamankan nominasi secara resmi.

Para pemimpin Komite Nasional Demokrat (DNC) berjanji mengumumkan nama calon presiden pada 7 Agustus, sebelum Konvensi Nasional Demokrat 19-22 Agustus di Chicago.

Baca juga : Kamala Harris Gaspol Blusukan Temui Warga

DNC mengatakan, pemungutan suara virtual diperlukan untuk memastikan proses nominasi selesai pada 7 Agustus. Di tanggal itu, Undang-Undang Ohio mengharuskan calon untuk membuat surat suara negara bagian.

Anggota Parlemen Ohio menunda tenggat waktu hingga 1 September 2024. Namun, pejabat partai tetap ingin memenuhi tenggat waktu 7 Agustus, untuk menghindari risiko hukum apa pun di negara bagian.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.