RM.id Rakyat Merdeka - Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menegaskan dukungannya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Partai yang dikomandoi Zulkifli Hasan ini fokus mengawal kebijakan Pemerintah.
“Kami sebagai partai koalisi, sepenuhnya mendukung apapun yang diputuskan Bapak Presiden,” kata Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno kepada Rakyat Merdeka, Kamis (12/6/2025).
Wakil Ketua MPR ini menyambut baik keputusan Prabowo atas penilaian baik terhadap seluruh menteri di Kabinet Merah Putih. PAN memastikan wakil partainya di Pemerintahan akan bekerja maksimal menjalankan program Pemerintah.
Baca juga : Banyak Warga Terbebani Ekonomi Sektor Pendidikan
Eddy mengaku, tidak jarang wacana reshuffle itu timbul tenggelam. Namun, bagi PAN hal itu merupakan hak prerogatif Presiden. Jadi, ketika Presiden merasa perlu ada penyegaran, penyempurnaan di kabinetnya, tentu tak ragu melakukan reshuffle.
Kendati begitu, Eddy enggan berspekulasi ihwal reshuffle.
“Kapan waktunya, bagaimana bentuknya, tentu, sepenuhnya Pak Presiden yang mengetahui. Karena beliau yang paling paham,” imbuhnya.
Baca juga : Optimalkan Kaderisasi Untuk Rekrutmen Calon Pemimpin
Diketahui, PAN memiliki cukup banyak perwakilan di Kabinet Merah Putih. Tercatat, ada sembilan kader PAN. Yaitu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.
Kemudian, Menteri Kelautandan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menilai jajaran menterinya di Kabinet Merah Putih sudah bekerja dengan baik, sehingga tidak perlu ada reshuffle atau pergantian.
Baca juga : KPK Menduga Dipakai Untuk Beli Private Jet
"Saya tidak ada rencana reshuffle. Sementara saya menilai tim saya bekerja dengan baik," kata Prabowo di JCC, Senayan, Kamis (12/6/2025).
Menurut Prabowo, kritik terhadap kinerja pemerintahan merupakan hal biasa pada negara yang menganut demokrasi. Namun, hal itu tidak mengubah penilaian Prabowo terhadap kinerja para menterinya.
"Terus terang saja, di sana sini ada kritik, itu baik dan biasa dalam pemerintahan. Dalam demokrasi, kritik biasa dan kita tidak bisa memuaskan semua orang," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.