RM.id Rakyat Merdeka - PKS bakal mendukung seluruh program baik Pemerintah. Mulai dari memberantas serakahnomics, hingga peran Indonesia memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzzammil Yusuf menutup Munas VI partainya dengan riang gembira. Dia menegaskan, PKS bakal mendukung seluruh program baik Pemerintah.
“Mulai dari memberantas serakahnomics, hingga peran Indonesia memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” kata Muzzammil dalam pidatonya di Munas VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9/2025).
Istilah serakahnomics sempat disampaikan Presiden Prabowo saat berpidato di Sidang Tahunan MPR di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat, (15/8/2025).
Presiden Prabowo menegaskan, tidak ada ruang bagi oknum-oknum “serakahnomics” yang mengejar keuntungan dengan mengorbankan kesejahteraan rakyat. Pemerintah akan bersikap tegas terhadap praktik curang di sektor pangan, termasuk penimbunan dan manipulasi harga.
Muzzammil mengatakan, serakahnomics sebagai akar masalah beratnya beban hidup masyarakat. Sehingga, kata dia, melahirkan gelombang protes yang berujung amuk massa di penghujung Agustus 2025.
Baca juga : PGE Dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Green Hydrogen
“PKS memandang, akar permasalahan dari gejolak sosial yang terjadi adalah masih terjadinya kesenjangan ekonomi, beratnya beban hidup yang dialami oleh masyarakat,” katanya.
Serakahnomics, kata Muzzammil, menjadi akar masalah bangsa. Mulai dari permainan stok, akal-akalan harga, hingga rente yang hanya menguntungkan segelintir orang. Dampaknya, kata dia, beras dan minyak menjadi langka, UMKM terjepit, keluarga berpenghasilan rendah terpukul, hingga kesempatan kerja bagi anak muda semakin terbatas.
“Marilah kita jadikan gelombang protes masyarakat belakangan ini sebagai momentum introspeksi nasional, reformasi politik, dan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan negara baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif, termasuk di dalamnya TNI, Polri, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung,” ujarnya.
Muzzammil juga mengapresiasi sikap Presiden Prabowo atas konsistensi membela rakyat Palestina, di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Amerika Serikat (AS), pada Selasa (23/9/2025) malam.
“PKS mengapresiasi peran aktif presiden Prabowo dalam menjalankan amanat konstitusi, aktif di forum internasional, memperjuangkan anti penjajahan, memperjuangkan kemanusiaan dan perdamaian dunia,” katanya.
Pidato Prabowo di PBB, kata Muzzammil, memberikan dukungan sikap konsistensi, ketegasan sikap atas kemerdekaan Palestina. PKS juga berterima kasih kepada Prabowo karena mendorong agar bencana kemanusiaan di Gaza dihentikan.
Baca juga : 100 Ribu Lulusan Bakal Terima Honor Pemerintah
“Sikap itu mencerminkan 280 juta masyarakat Indonesia. Wabil khusus kader PKS di seluruh Indonesia. Terima kasih, Pak Prabowo,” pungkasnya.
Presiden Prabowo yang hadir pada penutupan Munas Vl PKS menceritakan pertemuannya dengan elite PKS di awal-awal pembentukan Kabinet Merah Putih (KMP). Dia terkesan dengan PKS saat diminta mengajukan kadernya untuk mengisi KMP.
“Saya pikir pasti kader politik yang terkenal, entah tokoh-tokoh yang populer, tetapi ternyata yang diusulkan profesor dari ITB. Jadi, ternyata PKS ini punya rasa tanggung jawab yang besar kepada negara,” ujar Prabowo.
Sosok yang dibicarakan tersebut adalah Menteri Ketenagakerjaan, Prof Yassierlie.
Prabowo menegaskan, kontribusi menteri yang ditunjuk PKS sejauh ini telah bekerja dengan baik dan berprestasi. Meski demikian, dia mengaku turut merasakan beratnya tugas tersebut. “Saya perhatikan menjelang satu tahun, rambut putihnya semakin banyak,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung kondisi global yang penuh ketidakpastian, termasuk ancaman perang dan bencana kemanusiaan di berbagai belahan dunia. Dia mengingatkan, bangsa Indonesia harus tetap fokus membereskan tantangan internal.
Baca juga : Pram: Rekayasa Lalin Lanjut Hingga Oktober
“Kita hidup dalam keadaan yang sekarang kita sama-sama merasakan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, bahkan dengan ancaman perang di mana-mana. Di tengah itu, bangsa kita sedang membereskan rumah tangga kita, membereskan diri kita sendiri,” tuturnya.
Prabowo kembali mengingatkan pesan yang dia sampaikan dalam pidato perdananya di hadapan MPR saat dilantik sebagai Presiden. Bahwa, bangsa Indonesia harus berani menghadapi dan mengakui kekurangan diri walaupun kadang-kadang itu sulit.
“Sebagian rakyat, kita masih hidup dalam kesusahan, dalam kemiskinan. Kita menyadari hal itu, kita pahami, dan itu adalah tantangan kita bersama,” katanya.
Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan terima kasih atas dukungan PKS dan mengajak seluruh kader partai berlambang Sabit Kembar ini rapatkan barisan dalam bekerja untuk rakyat.
“Saya minta saudara-saudara sampaikan kepada seluruh keluarga besar dan jaringan saudara bahwa Indonesia punya masa depan yang cerah. Syaratnya, kita harus pandai menjaga dan mengelola kekayaan kita untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.