Sebelumnya
“Sumpah Pemuda mengajarkan kita untuk bersatu. Kalau kita mulai menoleransi ujaran rasial, maka kita sedang merusak fondasi bangsa sendiri,” ujarnya.
Idrus menegaskan, menghargai martabat bangsa berarti menghormati sesama anak bangsa. Dia mengajak publik melawan segala bentuk ujaran kebencian dan diskriminasi yang dapat mengancam integrasi nasional.
“Kalau ingin mengkritik, lakukan dengan cara yang bermartabat. Demokrasi yang sejati adalah demokrasi yang beradab,” pungkas Menteri Sosial di era Presiden Joko Widodo itu.
Baca juga : Produksi Migas Naik Jadi 607 Ribu Barel Per Hari, Menteri Bahlil Happy
Senada, Sekretaris Bidang Sekretariat Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG), Azhar Adam menekankan pentingnya membedakan antara kritik dan penghinaan. Dia menegaskan, kritik merupakan tanda sehatnya demokrasi.
“Tapi jika berubah menjadi cemoohan rasial, itu bukan lagi ekspresi intelektual, melainkan pelecehan terhadap akal sehat dan semangat Sumpah Pemuda,” kata Azhar.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji membenarkan sempat ada upaya dari kader muda Partai Golkar untuk membawa kasus ini ke kepolisian. Namun, Sarmuji menegaskan, aksi Golkar muda itu tanpa koordinasi dengan DPP Partai Golkar.
Baca juga : BUMN Transportasi Tebar Diskon Dan Kerek Layanan
“Kita tidak tahu ya temanteman, anak-anak muda ini tidak melakukan konfirmasi, tidak melakukan permohonan izin waktu melaporkan,” kata Sarmuji di Jakarta, Kamis (23/10).
Sarmuji menekankan pentingnya semua pihak menjaga ruang publik agar tetap sehat dan terhindar dari fitnah, rasisme, hoaks, maupun framing jahat yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.
Diketahui, DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mengadukan 30 akun media sosial (medsos) terkait dugaan pencemaran terhadap Bahlil. Pelaporan itu dilakukan ke Bareskrim Polri pada Senin (20/10/2025).
Baca juga : Sanksi Materi Dan Sosial Bisa Bikin Pelaku Jera
Di hari yang sama, ada pula PP Angkatan Muda Pemuda Golkar (AMPG) menyambangi Polda Metro Jaya. Mereka melakukan konsultasi untuk melaporkan akun media sosial (medsos) yang menyerang dan menghina pribadi Bahlil Lahadalia.
Polda Metro menjelaskan, AMPG datang untuk melakukan konsultasi hukum terkait adanya dugaan penghinaan sejumlah akun media sosial (medsos) terhadap Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
“Kemarin dari Ketua AMPG itu datang ke Direktorat Siber berkomunikasi, melakukan konsultasi, itu tahapan yang baru kami terima,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.