BREAKING NEWS
 

Polemik Musyawarah Daerah XI Di Malang

Kantor DPD Golkar Kembali Disegel Kader

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Minggu, 4 Januari 2026 06:40 WIB
Ketua DPD Golkar Malang terpilih, Djoko Prihatin. (Foto: Instagram/golkar.kotamalang)

 Sebelumnya 
“Atas dasar itu, kader memastikan kantor DPD Golkar Kota Malang kembali disegel hingga ada penjelasan resmi dan bertanggung jawab dari DPD Golkar Jawa Timur maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Penyegelan itu merupaka bentuk tuntutan atas keadilan organisasi dan penegakan konstitusi partai,” tegasnya. 

Mantan kandidat Ketua DPD Golkar Kota Malang, Abah Anton, turut angkat suara. Dia mendesak, Golkar Kota Malang segera melakukan konsolidasi total, mulai dari pengurus, sayap partai, hingga kader di akar rumput. 

“Struktur organisasi harus dibangun melalui mufakat dan aklamasi, serta wajib tunduk pada AD/ART Partai Golkar. Struktur yang kuat hanya bisa lahir dari kesepahaman bersama dan kepatuhan terhadap aturan partai,” tegasnya. 

Baca juga : Bareskrim Bongkar Sindikat Judi Online Internasional

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD Golkar Kota Malang, Bambang AR mengatakan, hampir 90 persen pemilik suara di Musda XI DPD Golkar Malang, walk out saat Musda berlangsung. Mereka menilai, pelaksanaan Musda sarat kejanggalan, minim partisipasi, serta menyimpang dari mekanisme organisasi sebagaimana diatur AD/ART dan juklak-juknis partai. 

“Semua keputusan telah di-setting. Ini pembodohan demokrasi. Mekanisme pleno dari pengurus kelurahan, kecamatan, ormas, dan sayap partai tidak dijalankan dengan benar,” tegasnya dalam jumpa pers usai penyegelan Kantor DPD Golkar Kota Malang, Minggu (15/12/2024) malam. 

Bambang menambahkan, pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Malang periode 2025-2030, Sabtu (13/12/2025), hanya dibuka selama tiga jam. Menurut dia, mekanisme itu tidak lazim, bahkan menutup ruang partisipasi kader. 

Baca juga : Cegah Beras Disalahgunakan, Bulog Salurkan SPHP Langsung Ke Pengecer

Lebih lanjut, Bambang mengklaim, dirinya tidak pernah dilibatkan dalam koordinasi maupun pengambilan keputusan oleh Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Malang, meski tercatat sebagai unsur SC. 

“Ketegangan di arena Musda memuncak, ketika banyak peserta memilih melakukan walk out, sebagai bentuk penolakan. Namun, Musda tetap dilanjutkan meski mayoritas peserta meninggalkan ruang sidang,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DPD Golkar Malang terpilih, Djoko Prihatin menegaskan, Musda tetap sah dan berjalan sesuai tahapan. Menurutnya, hanya sebagian peserta yang walk out dan keputusan tetap diambil oleh forum. 

Baca juga : Warga Pesisir Diimbau Waspada Banjir Susulan

“Musda tetap berjalan dan saya ditetapkan sebagai ketua terpilih. Ke depan, kami akan menyusun formatur, konsolidasi, pelantikan, dan Rakerda,” ujarnya. 

Djoko mengaku menyayangkan dinamika yang terjadi, termasuk penyegelan kantor. Namun, ia menilai hal itu sebagai bagian dari dinamika demokrasi internal. 

“Saya akan merangkul semua kader, mengajak dialog dan diskusi. Golkar harus kembali fokus ke kegiatan kekaryaan,” tandasnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense