BREAKING NEWS
 

Partai Gelora Berduka atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Reporter & Editor :
FAZRY
Minggu, 1 Maret 2026 20:36 WIB
Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelora

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gelombang Rakyat Indonesia atau Partai Gelora Indonesia menyampaikan duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Khamenei, dalam serangan militer Israel yang didukung Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).

“Partai Gelora sebagaimana perasaan banyak masyarakat dunia sangat berdukacita atas syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran,” kata Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelora dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Mahfuz menilai Ali Khamenei gugur pada bulan suci Ramadan saat mempertahankan kedaulatan negaranya serta membela Palestina.

“Beliau telah gugur di bulan Ramadan yang suci dan penuh berkah, mempertahankan kedaulatan negaranya dan teguh dalam pembelaan terhadap masyarakat dan bangsa Palestina yang terjajah oleh Israel,” ucapnya.

Baca juga : Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei

Ia menegaskan, kematian Ali Khamenei tidak akan menyurutkan semangat perjuangan menghadapi rezim Zionis Israel yang didukung Amerika Serikat.

“Kematian beliau tentu saja tidak akan menyurutkan semangat perjuangan dalam menghadapi kesombongan dan ambisi penguasaan rezim Zionis Israel yang didukung penuh oleh Amerika Serikat,” ujarnya.

Mahfuz juga menyebut peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Adsense

“Ini menjadi alarm kuat bagi semua negara di kawasan bahwa satu saat pemimpin negara-negara itu pun dapat menjadi korban agresi militer berikutnya,” ujar Mahfuz.

Baca juga : Trump Umumkan Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

Menurut dia, serangan militer terhadap Iran akan memicu kembali penolakan global terhadap agresi Israel.

“Aksi penolakan yang menyeruak di berbagai belahan dunia terhadap agresi militer Israel di Gaza, akan hidup kembali dipicu oleh serangan militer terhadap Iran,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat dunia kini memandang konflik tersebut bukan lagi sekadar isu senjata nuklir atau dukungan Iran terhadap Palestina.

“Sebab, masyarakat dunia sedang dipertontonkan dengan ambisi dan agresi zionis Israel, yang menjadikan perang sebagai jalan termudah untuk mencapai tujuannya,” pungkas Mahfuz Sidik.

Baca juga : Gelar Aksi Budaya, Warga Yogya Tolak Aksi Unjuk Rasa Anarkis

Sementara itu, media Iran melaporkan pemerintah setempat menetapkan 40 hari berkabung nasional serta tujuh hari libur nasional menyusul wafatnya Ali Khamenei.

Kantor berita Fars, seperti dilaporkan sejumlah media internasional, juga menyebutkan adanya korban lain dari kalangan keluarga Pemimpin Tertinggi Iran.

Selain itu, Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh dan Komandan Garda Revolusi Iran Mohammed Pakpour dilaporkan turut tewas dalam serangan tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense