RM.id Rakyat Merdeka - Garda Pemuda NasDem menegaskan perannya sebagai wadah kaderisasi dan pencetak calon pemimpin muda Partai NasDem, bukan sekadar organisasi pelengkap. Komitmen tersebut mengemuka dalam Kongres II Garda Pemuda NasDem yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-15 organisasi di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Kongres mengusung tema "Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat" dan menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menyebut Garda Pemuda NasDem sebagai "sumber mata air" yang harus dijaga agar terus melahirkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas, kredibel, dan memiliki komitmen kuat terhadap bangsa maupun partai.
"Kalau kita ingin mendapatkan pemimpin-pemimpin yang kredibel dan berintegritas, maka kita harus menjaga Garda Pemuda ini agar tetap bersih. Garda Pemuda adalah sumber mata air lahirnya kepemimpinan Partai NasDem. Kalau sumber mata airnya jernih, maka aliran yang dihasilkan juga akan tetap jernih," ujar Saan.
Baca juga : KPK Kembangkan Kasus Suap Restitusi Pajak KPP Madya Banjarmasin
Menurutnya, kualitas kaderisasi di Garda Pemuda NasDem akan menentukan estafet kepemimpinan partai pada masa mendatang. Karena itu, Kongres II diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyiapkan strategi menghadapi kompetisi politik menuju Pemilu 2029.
Saan optimistis Garda Pemuda NasDem mampu menjadi salah satu kekuatan utama untuk mewujudkan target Partai NasDem masuk tiga besar pada Pemilu 2029.
"Kita ingin pada Pemilu 2029 Partai NasDem berada di posisi tiga besar. Untuk mencapai target itu, harapan terbesar kita ada pada Garda Pemuda Partai NasDem," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh menegaskan organisasinya bukan sekadar pelengkap dalam setiap kegiatan partai.
Baca juga : Menag Ajak Ormas Perkuat Karakter Pendidikan di Madrasah dan Pesantren
"Saya kecewa kalau Garda Pemuda NasDem hanya dianggap sebagai tukang parkir. Tetapi saya bangga karena Garda Pemuda NasDem tetap diperhitungkan sebagai salah satu organisasi kepemudaan di negeri ini. Karena itu, kita harus terus menggalang energi muda, menjadi bagian dari kader besar Partai NasDem, dan menjadi pelopor restorasi Indonesia," ujar Prananda.
Ia menilai delapan tahun perjalanan Garda Pemuda NasDem telah menjadi fondasi penting untuk membawa organisasi memasuki fase yang lebih progresif. Menurutnya, Kongres II harus menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, memperbarui gagasan, serta membangkitkan semangat baru dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Delapan tahun kemarin adalah fondasi. Hari-hari ke depan adalah momentum kita bersama untuk membangun kebesaran Garda Pemuda dan Partai NasDem. Kongres ini harus menjadi momentum konsolidasi gagasan, penyegaran formasi, dan mengobarkan semangat baru," katanya.
Selain pembukaan kongres, rangkaian kegiatan juga diisi pembacaan manifesto organisasi, penayangan perjalanan 15 tahun Garda Pemuda NasDem, serta penganugerahan GP NasDem Award kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi dalam penguatan gerakan kepemudaan.
Baca juga : Entaskan Kemiskinan Ekstrem, MSF Siapkan Aksi Nyata Di Berbagai Desa
Kongres II Garda Pemuda NasDem akan berlangsung hingga Rabu (22/7) dan dijadwalkan ditutup oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Pembukaan kongres turut dihadiri Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem Lestari Moerdijat dan Jan Darmadi, Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Sutiyoso, anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, serta ribuan kader Garda Pemuda NasDem dari berbagai daerah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.