Dark/Light Mode

DKI Jakarta Perkuat Pengendalian Banjir dengan CCTV Terintegrasi

Kamis, 18 Juni 2026 13:31 WIB
Ilustrasi banjir Jakarta. (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Ilustrasi banjir Jakarta. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat sistem pengendalian banjir dengan memanfaatkan sistem kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan pusat data daerah untuk memantau kondisi banjir secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan saat terjadi potensi genangan maupun banjir.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengatakan masyarakat juga dapat memantau berbagai informasi terkait kondisi banjir melalui platform yang telah disediakan oleh Dinas SDA DKI Jakarta. 

"Mungkin kalau kaitannya dengan penanganan banjir bisa cek ke situs web Dinas SDA di https://pantaubanjir.jakarta.go.id/," kata Ika di kawasan, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Baca juga : Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa, Janji Perbaiki Kekurangan Program Pemerintah

Melalui platform tersebut, warga dapat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi infrastruktur pengendalian banjir yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta. 

"Di sana teman-teman bisa melihat posisi-posisi tinggi muka air pintu air, kemudian pompa-pompa yang beroperasi," katanya. 

Terhubung dengan Command Center

Selain menyediakan informasi melalui platform digital, Dinas SDA DKI Jakarta juga telah mengembangkan sistem CCTV yang terhubung langsung dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Senin 15 Juni, Hadir di 5 Lokasi

"Dan kami sekarang sudah mengembangkan CCTV yang terkoneksi dengan Diskominfotik, jadi kita bisa melihat di command center kami," tutur Ika. 

Data yang diperoleh dari CCTV, informasi tinggi muka air, serta kondisi operasional pompa menjadi bahan utama dalam menentukan langkah-langkah pengendalian banjir yang harus dilakukan oleh petugas di lapangan.

"Apalagi kalau Jakarta dalam kondisi status siaga, nah itulah yang akan menjadi tulang punggung (backbone) keputusan Dinas Sumber Daya Air untuk mengoperasikan pintu air," katanya. 

Baca juga : Pemerintah Perkuat Pengawasan Daycare, Cegah Kekerasan Terhadap Anak

Melalui sistem tersebut, petugas dapat menentukan langkah yang paling efektif berdasarkan kondisi aktual yang terjadi di lapangan. 

"Pintu air mana yang akan dioperasikan, pintu air mana yang akan ditutup, daerah mana saja yang akan kebanjiran, dan teman-teman bisa lihat di Pantau Banjir," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.