RM.id Rakyat Merdeka - Pengurus Pusat Pemuda Bulan Bintang (PP PBB) menegaskan komitmennya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan nasional. Salah satu fokus yang akan dikawal organisasi tersebut adalah percepatan pemerataan pembangunan di kawasan Indonesia Timur.
Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang Ahmad Bintang mengatakan, perhatian terhadap kawasan Timur bukan tanpa alasan. Sekitar 70 persen pengurus pusat Pemuda Bulan Bintang berasal dari wilayah Indonesia Timur.
"Pengurus pusat Pemuda Bulan Bintang itu 70 persennya adalah dari Timur," kata Ahmad saat pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Bulan Bintang periode 2025-2030 di Rumah Sarwono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).
Menurut Ahmad, target besar Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai jika pembangunan masih berjalan timpang. Pemerataan pembangunan, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), harus menjadi perhatian bersama.
"Indonesia itu tidak akan menjadi Indonesia Emas apabila seluruh infrastruktur berupa kesehatan, sumber daya manusia, serta pendidikan itu tidak terbangun dengan rata," sambung Ahmad.
Hal tersebut sejalan dengan tema pelantikan, yakni "Akselerasi Indonesia Timur untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045".
Untuk itu, Pemuda Bulan Bintang mendorong kader muda di kawasan Indonesia Timur memperkuat konsolidasi serta membangun komunikasi dengan anggota legislatif dari daerah masing-masing.
Menurut Ahmad, langkah tersebut penting untuk memastikan aspirasi masyarakat daerah dapat dikawal dan diterjemahkan menjadi kebijakan pembangunan yang lebih merata.
Baca juga : Yusril Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia: Pemerintah Terus Verifikasi
Penguatan kualitas SDM juga menjadi salah satu prioritas organisasi. Ahmad menilai generasi muda yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan daya saing akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Indonesia, terutama dalam mempercepat pembangunan di kawasan Timur.
Pemuda Bulan Bintang pun membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak muda untuk bergabung dan mengambil peran dalam organisasi. Termasuk bagi generasi berusia di bawah 30 tahun.
Ke depan, organisasi tersebut menargetkan lahirnya lebih banyak kader muda yang mampu mengambil peran di lembaga legislatif.
"Harapan realistisnya adalah Pemuda Bulan Bintang menghasilkan anggota legislatif sebanyak-banyaknya. Dengan situlah kita bisa menyuarakan idealisme dari seluruh kader Pemuda Bulan Bintang," tegas Ahmad.
Ia berharap Pemuda Bulan Bintang dapat menjadi wadah representasi generasi muda dari seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.
Penguatan organisasi akan dilakukan melalui rapat nasional, koordinasi rutin dengan pengurus wilayah dan cabang, serta program revitalisasi organisasi.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh organisasi.
Yusril mengapresiasi kepengurusan Pemuda Bulan Bintang yang didominasi generasi muda, terutama kader berusia di bawah 30 tahun.
Baca juga : Pemuda Bulan Bintang NTT Dorong Penguatan Respons Pemda Hadapi Bencana
Menurutnya, energi dan semangat generasi muda harus diarahkan untuk membesarkan organisasi sekaligus membangun kedekatan dengan kelompok pemilih muda, khususnya Generasi Z.
"Saya menaruh harapan besar kepada pengurus DPP Partai Bulan Bintang dan Pemuda Bulan Bintang untuk membesarkan partai ini dan menarik simpati sebanyak-banyaknya generasi muda, Gen Z, untuk mendukung dan bergabung kepada Partai Bulan Bintang," ujar Yusril.
Yusril yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan itu berharap proses regenerasi dapat memperkuat masa depan PBB.
Sementara itu, Penjabat Ketua Umum PBB Yuri Kemal Fadlullah menegaskan Pemuda Bulan Bintang bukan sekadar organisasi sayap partai.
Menurut Yuri, Pemuda Bulan Bintang merupakan bagian dari keluarga besar PBB yang memiliki status sebagai badan otonom. Status tersebut memberikan ruang bagi organisasi untuk mengembangkan program dan kegiatan secara mandiri.
Namun demikian, seluruh aktivitas organisasi tetap harus berada dalam garis perjuangan Partai Bulan Bintang.
Karena itu, Yuri menilai komunikasi dan koordinasi antara Pemuda Bulan Bintang dengan pimpinan partai perlu terus diperkuat.
"Koordinasi bukan berarti membatasi kreativitas pemuda. Justru koordinasi diperlukan agar seluruh gerakan kita memiliki arah perjuangan yang sama," tegas Yuri.
Baca juga : Yusril Soal Challenge Hafal Quran Berhadiah Miras: Polisi Jangan Diam
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar tidak menghabiskan energi dalam konflik internal maupun perbedaan yang tidak produktif.
"Jangan sampai energi kita habis hanya karena ribut di antara kita sendiri," ujarnya.
Yuri mengajak kader Pemuda Bulan Bintang membangun kembali citra positif PBB dengan menunjukkan kemampuan bekerja dan menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Di tengah agenda konsolidasi dan regenerasi tersebut, PBB juga memasang target politik untuk kembali memperoleh kursi di parlemen pada Pemilu 2029.
"Insya Allah, dengan kerja keras, kebersamaan, dan konsistensi, pada Pemilu 2029 Partai Bulan Bintang dapat kembali masuk ke parlemen," pungkas Yuri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.