RM.id Rakyat Merdeka - Partai Hanura membidik penambahan satu kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di setiap kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang. Target tersebut ditetapkan dalam konsolidasi Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura se-Provinsi Jatim di Hotel Platinum, Surabaya, Selasa (22/9/2026).
Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, partainya akan terus memperkuat mesin politik hingga ke akar rumput. Menurutnya, konsolidasi di Provinsi Jatim dilakukan untuk memastikan struktur Hanura lengkap 100 persen di tingkat kecamatan, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan struktur di tingkat desa dan kelurahan.
"Hari ini, kami melakukan konsolidasi nasional ke provinsi yang ke-14, dari 38 provinsi akan kita datangi dan kunjungi. Ini bukan hanya untuk mempersiapkan Hanura menjadi peserta Pemilu 2029, tapi mempersiapkan mesin politik dan petarung-petarung dari Hanura di setiap dapil," ujarnya.
Baca juga : Presidential Threshold 0 Persen, Hanura Pertanyakan Syarat 2 Fraksi DPR
Rio menilai, konsolidasi Hanura di Provinsi Jatim berjalan sesuai target. Menurut dia, proses penyelesaian struktur ditargetkan rampung pada pertengahan Oktober 2026, kemudian agenda konsolidasi nasional dirampungkan pada akhir Oktober 2026.
"Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, Hanura punya 27 anggota DPRD. Kita harapkan pada Pileg 2029, semuanya terisi," ucap Rio.
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Rio, Hanura akan mulai mempersiapkan bakal calon legislatif pada 2027 hingga 2028. Penjaringan akan menyasar berbagai tokoh, termasuk kalangan anak muda dan perempuan. "Untuk dipersiapkan menjadi caleg dari partai Hanura,” sambung Wakil Ketua Umum Partai Hanura itu.
Baca juga : Wacana Parliamentary Threshold 5 Persen, Hanura: Pasti Digugat Lagi
Di kesempatan sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Jatim, Sumarzen Marzuki menegaskan, pihaknya terus membenahi struktur organisasi, termasuk memastikan seluruh kegiatan dan data DPC diunggah melalui sistem SIAP Hanura.
Sumarzen mengaku, masih terdapat kendala teknis dalam proses pengunggahan data. Namun, DPD Hanura Jatim bersama tim Teknologi Informasi (IT) telah menyiapkan sosialisasi dan pembinaan bagi jajaran DPC.
"Seluruh permasalahan pasti ada, setiap DPC pasti ada, walaupun lengkap. Pada kesempatan ini kami jujur menyampaikan apa adanya," ucapnya.
Baca juga : Hanura: Ambang Batas Parlemen Harus Merujuk Putusan MK!
Sumarzen juga mengungkapkan kondisi keterwakilan Hanura di legislatif Jatim. Dia memastikan, kondisi tersebut menjadi salah satu poin yang akan diselesaikan Hanura Jatim jelang Pemilu 2029 nanti. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.