Sebelumnya
Calon Bupati Banyumas Sadewo menegaskan, proses yang dilaluinya bersama pasangannya Lintarti hingga akhirnya menjadi calon tunggal di Pilbup Banyumas merupakan proses demokrasi.
Dia mengaku, telah melakukan diskusi dengan semua partai politik (parpol) di Banyumas dan berujung pada calon tunggal. “Yang terjadi demokrasi, bukan pengebirian,” tegas Sadewo dalam keterangannya, Rabu (25/9/2024).
Dia mengungkapkan, usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), terjadi tren jumlah paslon yang bertarung dalam Pilkada serentak 2024 semakin bertambah dan berkurang. Jakarta, yang semula 1 menjadi 3. Kemudian, Pilbup Cilacap dari 3 paslon menjadi 4 paslon.
Baca juga : IPA Buaran III Siap Pasok Air Ke 300 Ribu Keluarga
“(Pilbup) Kabupaten Banyumas yang awalnya 3 paslon menjadi 2 paslon. Kemudian mengerucut menjadi 1 paslon. Inilah demokrasi Indonesia, musyawarah untuk mencapai mufakat,” tandas Sadewo.
Mantan Wakil Bupati Banyumas ini memastikan, tidak ada upaya rekayasa dalam proses penentuan paslon di Pilbup Banyumas. Kata dia, pencalonan tunggal merupakan hasil kesepakatan dari seluruh partai politik (parpol) pengusung yang berjumlah 12 parpol.
“Proses sudah kami lalui dari mulai pendaftaran 29 Agustus. Kemudian ada calon yang mendaftar tetapi tidak lolos,” ujarnya.
Baca juga : AS Roma Vs Athletic Bilbao, Uji Nyali Pelatih Baru
“Alhamdulillah saya dan Bu Lintarti jadi calon tunggal di Kabupaten Banyumas,” sambung Sadewo.
Meski menjadi paslon tunggal, Sadewo tetap menyusun strategi untuk melawan kotak kosong dan memenangi suara pemilih di Pilbup Banyumas. Apalagi, sekarang ini lagi viral pilih kolom kosong.
“Kalau yang menang kotak kosong, maka akan dipilih Pj (Penjabat) Bupati selama satu tahun. Terus, pilkada ulang, pasti akan mengeluarkan anggaran lagi,” katanya.
Baca juga : Badminton Macau Open 2024, Duo Garuda Muda Menyala
Sadewo mencontohkan Pilbup Banyumas 2024. Kata dia, semula dianggarkan Rp 80 miliar, kemudian ditambah Rp 16 miliar lagi atau sebesar Rp 96 miliar. Anggaran sebesar itu, hasil pengumpulan selama lima tahun di masa kepemimpinan Bupati Ahmad Husein dan dia sebagai wakil bupati.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 26 September 2024 dengan judul Hapus Debat Pilbup Banyumas, Kampanye Kotak Kosong Tidak Dapat Fasilitas KPU
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.