RM.id Rakyat Merdeka - Usai meninggalnya Benny Laos dalam tragedi speedboat di perairan Taliabu pada Oktober lalu, peta politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Utara berubah. Sherly Laos, istri almarhum Benny, dipilih sebagai pengganti oleh koalisi pengusung. Lantas, bagaimana perkembangan elektabilitasnya?
Survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 20-28 Oktober menunjukkan, elektabilitas Sherly Laos meroket, mengungguli pesaingnya dengan dukungan sebesar 40,7 persen dalam simulasi surat suara. Naik dari elektabilitas bulan sebelumnya, Oktober 2024 di angka 31,3 persen.
"Jangan lupa, sebelum ibu Sherly maju sebagai calon gubernur menggantikan Pak Benny, itu suaminya, Pak Benny Laos, yang elektabilitasnya paling tinggi, meskipun belum mencapai 50 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (10/11).
Namun, beralihnya dukungan publik dari mendiang Benny ke Sherly Laos dianggap sebagai fenomena yang menarik, terutama dengan latar belakang tantangan identitas yang dihadapi Sherly.
Sebagai perempuan yang menggantikan suaminya dari kalangan minoritas, Sherly, kata Burhan berstatus lebih minoritas dari Benny .
Baca juga : Survei Indikator: Elektabilitas Bobby Salip Edy Di Pilgub Sumut
Seperti diketahui, Benny Laos adalah figur minoritas di tengah populasi umat Islam yang mencapai 75 persen di Maluku Utara. Sementara istrinya, Sherly Laos bukan hanya dari kelompok minoritas agama, tetapi juga kandidat dari kalangan perempuan.
“Sherly Laos ini bukan hanya double minority, tapi juga triple minority karena seorang perempuan. Ini yang kita ingin cek, apakah triple minority yang disandang oleh Sherly Laos itu punya dampak secara elektoral," lanjut Burhan.
Hasilnya cukup mengejutkan. Selain meraih dukungan elektoral yang dominan, popularitas Sherly Laos juga menunjukkan tren positif.
Sherly tercatat sebagai kandidat paling dikenal di kalangan masyarakat, dengan tingkat popularitas sebesar 80,3 persen, disusul oleh Muhammad Kasuba (69,5 persen), Aliong Mus (53,5 persen), dan Husain Alting Sjah (52,9 persen).
Bahkan, dari nama-nama kandidat yang populer, Sherly menempati posisi puncak dalam hal kedisukaan dengan tingkat preferensi 75,9 persen. Angka ini jauh di atas saingannya, Husain Alting Sjah, yang hanya mencapai 74,8 persen.
Baca juga : Survei IPO: Elektabilitas RK-Suswono Meroket Pasca Debat
Menurut Burhanuddin, kombinasi antara pengaruh peninggalan almarhum Benny Laos dan citra positif Sherly sebagai sosok yang akrab dengan masyarakat berperan besar dalam membentuk dukungan publik.
Simpati yang mengalir bagi Sherly, sebutnya tidak terlepas dari ketokohan Benny Laos semasa hidupnya, ditambah dengan kehadiran Sherly dalam berbagai kegiatan sosial dan tatap muka yang mendekatkannya dengan rakyat.
Data survei lebih lanjut juga menunjukkan bahwa publik Maluku Utara cenderung terbuka terhadap kepemimpinan perempuan dalam politik. Sebanyak 73,7 persen responden menyatakan bahwa mereka mengetahui Sherly menggantikan almarhum Benny, dan 61,8 persen di antaranya menyetujui pencalonan Sherly sebagai gubernur.
Survei ini dilakukan dalam rentang waktu tanggal 20 hingga 28 Oktober 2024, dengan melibatkan 800 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling.
Metode ini memastikan bahwa sampel yang diambil berasal dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara, dengan distribusi proporsional berdasarkan wilayah dan karakteristik demografi.
Baca juga : Pilkada Kudus 2024, REQComm: Elektabilitas Sam'ani-Bellinda di Medsos Tertinggi
Dengan asumsi metode simple random sampling, survei ini memiliki margin of error sebesar ±3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Para responden diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara terlatih, yang bertugas memastikan kualitas data melalui pengecekan ulang atau spot check terhadap 20 persen dari total sampel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.