Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
LKPI: Elektabilitas Rudy-Seno Lewati Petahana Isran-Hadi Di Pilkada Kaltim
Senin, 30 September 2024 16:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) mengeluarkan hasil survei terkait kajian mengenai elektabilitas dan popularitas dua Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) menjelang Pilkada 2024.
Survei ini untuk mengali beberapa variabel, salah satunya adalah tingkat sadar kenal atau awareness publik terhadap kedua paslon kepala daerah Kalimantan Timur.
Direktur Eksekutif LKPI Togu Lubis menyatakan, hasik survei tingkat sadar kenal publik terhadap para kandidat dipetakan melalui beberapa aspek, yakni Top of Mind, Spontaneous Awareness, serta Aided Awareness.
"Aspek Top of Mind merupakan satu paslon yang disebut pertama kali oleh responden," kata Togu dalam keterangannya, Senin (30/9/2024).
Sementara Aspek Spontaneous Awareness, kata Togu, merupakan satu atau lebih yang disebut setelah yang pertama. Serta aspek Aided Awarness merupakan paslon yang disebut setelah responden dibantu dengan daftar nama.
Togu menyatakan, penelitian ini telah menaati kaidah penelitian ilmiah. Sehingga dipastikan proses sampling telah dilakukan dengan benar. Bahwa semua responden yang didapatkan benar-benar mewakili seluruh masyarakat Kaltim yang heterogen.
Baca juga : Kampanye Negatif Bisa Rontokkan Elektabilitas Kandidat Kepala Daerah di Pilkada
Hasilnya, pasangan calon Rudy Masud-Seno Aji memiliki persentase tertinggi dalam aspek Top of Mind, yakni 52,7 persen. Pasangan Rudy Masud-Seno Aji kembali menjadi yang paling banyak disebut sebagai pasangan yang diinginkan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.
Sedangkan, pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi dengan presentase 34,6 persen dan selebihnya 12,7 persen tidak menjawab.
"Ketika responden dibantu dengan daftar nama dan gambar kedua pasangan calon dan diminta untuk memilih, pasangan Rudy Masud-Seno Aji memperoleh persentase sebesar 59,3 persen. Sedangkan pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi memperoleh persentase sebesar 36,4 persen," kata Togu.
Dalam Survei LKPI ini juga menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kedua paslon kepala daerah Kaltim, LKPI membagi level kepercayaan terhadap pasangan calon dalam tiga kelas. Skala 0-49 menandakan tidak percaya, 50-59 menandakan netral, dan 60-100 berarti percaya.
Hasilnya di segmen pemilih usia 17-45 tahun pasangan Rudy Masud-Seno Aji dengan Tingkat kepercayaan masyarakat mencapai rata-rata skor 75,7 sedangkan pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi mencapai rata-rata skor 66,9.
Kemudian, pada segmen pemilih usia 46 tahun keatas pasangan Rudy Masud-Seno Aji dengan Tingkat kepercayaan masyarakat mencapai rata-rata skor 78,9 sedangkan pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi mencapai rata-rata skor 68,3.
Baca juga : Survei GRC: Rudy-Seno Kalahkan Isran-Hadi Di Pilgub Kaltim
"Ini bisa menggambarkan bahwa rata-rata masyarakat percaya terhadap kepemimpinan kedua paslon tersebut untuk memimpin Kalimantan Timur," kata Togu.
Sementara tingkat awareness atau kemampuan responden atau masyarakat untuk mengenali mengingat, dan mengidentifikasikan kedua paslon secara sadar disebut Top of mind Awareness mencakup persepsi positif pada kualitas kedua paslon tersebut.
Hasil Survei menunjukan pada tingkat recall test atau petunjuk sederhana untuk mengingat, hasilnya pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi mencapai presentase 78,8 persen. Sementara pasangan Rudy Masud-Seno Aji mencapai presentase 77,9 persen.
Kemudian pada Profile Attitude, responden tinggal menjawab sesuai dengan apa yang mereka rasakan terhadap kedua paslon tersebut, maka hasil survei menunjukan pasangan Rudy Masud-Seno Aji mencapai presentase 80,2 persen dan pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi mencapai presentase 79,8 persen.
Pada tingkatan Profile Affinity Analysis, responden diminta memberikan tingkat ketertarikan dan kesukaan mereka pada kedua paslon. Hasilnya menunjukan pasangan Rudy Masud-Seno Aji mencapai presentase 86,4 persen. Sementara pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi mencapai presentase 68,8 persen.
Hasil Survei juga menunjukan bahwa sebanyak 78,2 persen menyatakan sudah mantap memilih jagoannya pada Provinsi Kalimantan Timur sementara sebanyak 12,6 persen menyatakan masih mungkin berubah dan 9,2 persen menyatakan tdak tahu atau tidak jawab.
Baca juga : Survei CNN: Elektabilitas Rudy-Ali Tinggalkan Isran-Hadi Di Pilkada Kaltim
Namun demikian, lanjut Togu, dalam survei ditemukan terjadi perbedaan yang cukup menyolok dalam tingkat kemantapan pilihan terhadap dua pasang calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim.
Sebanyak 83,8 persen pemilih mantap memilih pasangan calon Rudy Masud-Seno Aji kemudian pasangan calon Isran Noor-Hadi Mulyadi mantap dipilih oleh 52,8 persen responden.
Menurut Togu, dengan perbedan Tingkat Elektabilitas yang cukup jauh di atas 20 persen antara Paslon Rudy Masud -Seno Aji dengan Paslon Petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi, maka petahana berpotensi kalah.
Ini mengambarkan juga preferensi politik masyarakat Kaltim yang ingin adanya kepemimpinan baru. "Dengan harapan akan banyak perubahan terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim," kata Togu.
Dijelaskan, survei melibatkan sebanyak 1780 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error sebesar 2,32 persen.
Responden direkrut secara acak dengan kriteria pria atau wanita, berusia 17-75 tahun. Selain itu, tinggal/menetap sehari-hari di wilayah Kalimantan Timur dengan ber-KTP Kalimantan Timur yang tersebar di 7 kabupaten dan 3 kota. Survei ini dilakukan sejak tanggal 18-28 September 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya