Sebelumnya
Dikatakannya, Amandemen ke-5 konstitusi bukan hanya kepentingan DPD. Namun, untuk memperjuangkan hak konstitusional masyarakat sebagai warga negara, siapapun berhak untuk berkontribusi terhadap perbaikan nasib bangsa.
"Sebagai warga negara saya yakin banyak yang ingin berkontribusi terhadap kemajuan bangsa ini, tak terkecuali dari kalangan ulama. Namun, ada hal-hal yang membuat kontribusi tersebut sulit tersalurkan. Maka, Amandemen ke-5 Konstitusi ini adalah upaya mengoreksi arah perjalanan bangsa sebagaimana dicita-citakan oleh para pendiri bangsa," beber eks Ketua Umum PSSI ini.
Baca juga : Bamsoet Ajak Komunitas Dewata EVi Sosialisasi Pentingnya Kendaraan Listrik
Habib Mahdi Assegaf sependapat dengan pernyataan LaNyalla. Ia mendukung penuh kiprah tokoh yang memang dikenal dekat dengan kalangan ulama tersebut, dalam memperjuangkan Amandemen ke-5 Konstitusi.
Menurut dia, sudah saatnya ulama diberikan peran yang luas untuk ikut membangun bangsa ini bersama-sama.
Baca juga : Kunjungi Desa di Papua, Gus Halim Ungkap Pentingnya Data Dalam Pembangunan
"InsyaAllah kami siap men-support perjuangan beliau (LaNyalla). Sosialisasi tidak hanya di kalangan masyarakat saja, tetapi juga di kalangan para ulama dan habaib, bagaimana kami bisa menyatukan gerak langkah, seiring seirama dengan perjuangan Pak LaNyalla di parlemen," tuturnya. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.