RM.id Rakyat Merdeka - Akhir bulan nanti, para buruh akan menikmati kenaikan upah, yang rata-rata sebesar 6 persen dibanding upah 2024. Kenaikan ini tentu menambah penghasilan para buruh. Sayangnya, di saat yang sama, pengeluaran mereka juga bertambah dengan adanya kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok.
Di 2025 ini, upah buruh di seluruh daerah di Indonesia mengalami kenaikan. Di Jakarta, Upah Minimum Provinsi (UMP) naik Rp 329.379, dari Rp 5.067.381 menjadi Rp 5.396.760. Di Bekasi, Upah Minimum Regional (UMR) naik Rp 347.322, dari Rp 5.343.430 menjadi Rp 5.690.752. Di Tangerang, UMR naik Rp 309.418, dari Rp 4.760.289 menjadi Rp 5.069.708.
Baca juga : Harga Pangan Bak Roller Coaster
Jika dilihat dari nominalnya, upah buruh ini terlihat besar. Apalagi jika dibandingkan dengan kondisi 10 tahun lalu, ketika masih di angka Rp 2 juta sampai Rp 3 jutaan. Harapan, kenaikan upah ini dapat meningkatkan kesejahteraan para buruh.
Namun, kondisi di lapangan berkata lain. Sebab, berbarengan dengan kenaikan upah, harga komoditas pokok juga naik. Seperti cabe, minyak, dan telur yang sudah naik. Bahkan, persentase kenaikannya jauh lebih tinggi dibanding dengan kenaikan upah. Untuk cabe rawit misalnya, saat ini disebut sudah seharga daging, karena mencapai Rp 140 ribu per kilogram.
Baca juga : Tahun Baru, Masalah Masih Sama
Barang-barang yang lain berpotensi ikut segera lain. Apalagi sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Ramadan. Saat itu, konsumsi masyarakat akan meningkat. Kita pasokan tersendat, harga barang bisa melonjak.
Dengan kondisi ini, UMP di Jakarta dan sekitarnya yang sudah di atas Rp 5 juta menjadi terasa masih kecil. Untuk sebagian buruh, mereka masih hidup pas-pasan dengan upah tersebut. Terlebih bagi buruh yang masih ngontrak. Upah yang mereka dapatkan habis untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya kontrakan.
Baca juga : Eranya Politisi Muda
Kondisi keuangan buruh di daerah mungkin lebih sulit. Sebab, UMP dan UMK di daerah mereka jumlahnya jauh lebih kecil dari Jakarta. Bahkan ada yang masih di kisaran Rp 2 jutaan. Sedangkan kenaikan harga pangan menyebar secara
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.