RM.id Rakyat Merdeka - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali berulah. Tindakannya pun semakin brutal dan keji. Rabu (8/1/2025), mereka menembaki warga sipil di Yamilo, Papua Pegunungan. Lima orang meninggal dunia dalam kasus ini.
Ulah KKB, yang terus berulang ini, jelas tidak boleh didiamkan. Para teroris tersebut harus ditumpas. Pemerintah harus melakukan tindakan tegas untuk memburu dan menangkap para sparatis yang meresahkan tersebut. Bila perlu, turunkan pasukan terbaik dan jumlah yang cukup agar bisa menangkap semua anggota KKB tersebut.
Selama ini, sudah terlalu sering KKB di Papua berulah. Tidak semua wilayah Papua memang. Tetapi, beberapa titik tanah Papua yang menjadi area perebutan kekuasaan dan kekayaan alam. Entahlah siapa yang bermain di balik "proyek" konflik tersebut.
Baca juga : Upah Naik, Harga Juga Naik
Dalam menangani ini, Pemerintah berkali-kali meningkatkan pengamanan di Papua. Personel yang berjaga juga sering ditambah. Namun, para kelompok KKB itu juga pintar dalam berstrategi. Mereka bersembunyi di hutan. Saat penjagaan lengah, mereka menyerang.
Serangan mereka sangat brutal. Apa pun diserang. Mulai dari ke pos pengamanan, bandara, pasar, sarana kesehatan, bahkan masyarakat sipil juga diserang. Sudah banyak korban yang berjatuhan, baik dari aparat maupun masyarakat bisa.
Untuk itu, Pemerintah dan aparat harus tegas dalam bertindak. Jangan sampai jatuh korban lagi di kemudian hari.
Baca juga : Harga Pangan Bak Roller Coaster
Selain dengan menerjunkan kekuatan militer terbaik, Pemerintah juga harus melakukan soft approach ke masyarakat Papua. Para pemimpin dan elite Jakarta bisa mengambil pelajaran dari kesuksesan merangkul Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Sebelumnya, Aceh menjadi daerah operasi militer (DOM). Selama bertahun-tahun Aceh menjadi battle ground antara TNI dengan milisi GAM. Banyak korban jiwa akibat perang tersebut. Anggaran yang dikeluarkan juga amat besar. Berkat soft approach melalui perjanjian damai di Helsinki, konflik itu berakhir.
Artinya, perundingan dengan para pemuka gerakan sangat penting. Kita berharap, masalah KKB di Papua juga segera selesai. Agar tidak ada lagi korban yang jatuh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.