BREAKING NEWS
 

Buntut Kericuhan, Manajemen Pertimbangkan Bubarkan Arema FC

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Senin, 30 Januari 2023 11:40 WIB
Aksi unjuk rasa Aremania beberapa waktu lalu. (Foto :Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Manajemen Arema FC mempertimbangkan bakal membubarkan klub Arema FC menyusul aksi unjuk rasa berujung kericuhan oleh oknum suporter Aremania.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia ( PT AABBI) Tatang Dwi Arfianto mengatakan, direksi dan manajemen langsung berkumpul pascainsiden kericuhan saat demontrasi depan 'Kandang Singa', Minggu (29/1)

“Kami sangat memahami suasana duka yang berkepanjangan, kami akan terus berusaha dan berupaya agar situasi ini kembali normal. Tentu kami merespon atas insiden ini. Direksi dan manajemen berkumpul, membicarakan langkah berikutnya seperti apa,” kata Tatang dilansir laman resmi suporter Aremania, Senin (30/1).

Menurutnya, Arema memilih tetap eksis karena memikirkan banyak masyarakat Malang yang hidup dari sepak bola, utamanya Arema. Sebut saja UMKM, pedagang kaki lima, sampai usaha kecil lainnya.

Baca juga : Ke Manado, BNPB Pastikan Penanganan Banjir dan Longsor Berjalan Baik

“Tapi jika dirasa Arema ini dianggap mengganggu kondusifitas, tentu ada pertimbangan tersendiri terkait eksistensinya atau seperti apa, tapi kami tetap menyerahkan kepada banyak pihak,” imbuhnya.

Tatang menyebut, pasca Tragedi Kanjuruhan, klub Arema tidak berdiam diri saja. Menurutnya, serangkaian upaya sudah ditempuh, mulai membuka crisis center untuk membantu penanganan korban.

Adsense

Pihak klub juga harus menghadapi proses dan gugatan hukum, baik pidana maupun perdana. Lalu, Arema juga memberikan layanan trauma healing.

“Kami juga berupaya menjaga eksistensi klub agar tetap menjalani kompetisi meskipun dengan berbagai sanksi dan denda dari federasi, serta menjaga eksistensi klub agar tetap bertahan,” tandasnya.

Baca juga : Mendag Perluas Kerja Sama Perdagangan Dengan Eurasia

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan Aremania melakukan unjuk rasa di depan kantor Arema FC. Sayang, aksi tersebut berujung ricuh.

Kericuhan terjadi sesaat massa dan penjaga kantor Arema FC terlibat gesekan. Batu hingga cat dilemparkan massa ke arah kantor Arema FC.

Usai kericuhan tersebut, sejumlah penjaga kantor Arema FC mengalami luka-luka. Bahkan ada 3 orang yang harus dilarikan ke RSSA Malang karena membutuhkan perawatan medis.

Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sedang melakukan pendalaman untuk mengusut penyebab kericuhan terjadi.

Baca juga : Genjot Wisman, Menparekraf Siapkan Event Berkelas Dunia

Polisi menyebutkan telah mengamankan 107 pasca kericuhan itu. Saat ini polisi masih menggali keterangan orang yang diduga terlibat perusakan kantor Arema FC tersebut
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense