RM.id Rakyat Merdeka - Klub Liga Primer Inggris, Arsenal akan kembali menjalani laga berat. The Gunners bakal menghadapi juara Liga Europa Atalanta pada laga pertama Liga Champions di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, dini hari nanti.
Kemenangan di markas Tottenham Hotspurs itu bisa dibilang salah satu bukti Arsenal telah bangkit. Kini, pasukan Mikel Arteta ini berambisi melanjutkan trend kemenangan saat melawan Atalanta.
Ini target yang realistis karena hasil positif atas Spurs juga sekaligus bukti mereka sudah tahu bagaimana memetik kemenangan dengan berbagai cara.
Sebab, duel melawan Spurs kemarin merupakan satu dari empat laga berat yang harus dijalani ‘Meriam London’ di awal musim ini, dan mereka belum pernah kalah.
Belum lagi, usai Atalanta nanti, mereka akan kembali bertemu tim berat di Liga Inggris. Yaitu Manchester City yang notabene adalah sang juara bertahan.
Baca juga : Fajri Melaju, Jorji Melempem
Namun, Arsenal tidak perlu takut. Mental dan strategi mereka kini telah menunjukkan kesiapan untuk mewujudkan mimpi menang dari Atalanta dan City, walau hanya mengandalkan pola defensif atau bertahan.
Diketahui, saat melawan Spurs, pasukan Arsenal turun dalam kondisi pincang karena sejumlah pemain kunci absen akibat cedera. Di lini tengah, Arsenal kehilangan Declan Rice dan Martin Odegaard. Mereka juga tidak bisa memainkan Ricardo Calafiori yang masih cedera.
Menariknya, di tengah kondisi sulit seperti itu, Arsenal masih bisa mencari cara untuk menang. Kali ini, Arteta meminta skuadnya tampil defensif.
Arsenal bermain rapi di lini belakang dan efisien dalam menyerang. Hasilnya, mereka menang dengan skor tipis 1-0 lewat gol Gabriel Magalhaes di menit ke-64.
Kini, konsistensi Arsenal dalam dua musim terakhir memang terlihat ketika Meriam London selalu menjadi runner-up Liga Primer. Hasil 3 kemenangan dan sekali imbang menjadi bukti sahih. Pasukan Mikel Arteta bisa berpacu dengan tim selevel Manchester City.
Baca juga : Pahala Ingin Usut Big Fish, Tanak Jelaskan Soal Etik
Kepercayaan diri Arsenal semakin besar setelah pekan lalu mereka mengalahkan Tottenham Hotspur, sang rival abadi, dalam laga Derby London Utara. Lebih hebat lagi karena kemenangan itu diraih ketika Mikel Arteta tanpa dua gelandang andalan, yakni Declan Rice karena skorsing dan kapten Martin Odegaard lantaran cedera.
“Kami tahu akan menjalani pekan yang berat, tapi kami tidak mencari alasan. Sebaliknya, kami menghadapi tantangan itu, bermain dengan berani, memahami kualitas kami,” kata Arteta.
Di kubu tuan ruah, Atalanta seperti kehilangan magisnya di awal musim ini. Kubu Bergamo memang sempat menang telak di pekan pertama dengan skor 0-4 di markas Lecce. Namun, setelahnya, La Dea menelan dua kekalahan beruntun atas Torino 2-1 dan dihabisi Inter 4-0.
Ada perbaikan ketika dalam laga setelah jeda internasional, Atalanta bisa meraih kemenangan lagi. Menjamu Fiorentina, skuad besutan Gian Piero Gasperini menang tipis 3-2. Ini terjadi berkat dua gol penentu di injury time babak pertama.
Hasil positif tersebut tentu akan menjadi modal bagus bagi Atalanta untuk menghadapi Arsenal. Kemenangan akan dibidik karena La Dea datang dengan berbekal status sebagai juara Europa League musim lalu.
Baca juga : Nikita Mirzani, Anak Dipaksa Aborsi Oleh Vadel Badjideh
“Kami menghadapi Fiorentina setelah mengalami dua kekalahan beruntun. Tapi, kami bisa bermain bagus, bisa berkembang, dan bermain dengan moral tinggi meski dua kali tertinggal. Ketika kamu yakin, kamu bisa memperbaiki keadaan dan membalikkan situasi di lapangan,” ucap Gasperini.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 19 September 2024 dengan judul Atalanta Vs Arsenal, Konsistensi The Gunners Diuji
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.