RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih Jose Mourinho mendapat sorotan pada laga Fenerbahce Vs Manchester United di pentas Liga Europa. Mourinho dikartu merah karena dianggap protes keras.
Mourinho mendapat kartu merah pada menit ke-58. Ia dianggap terlalu keras memprotes keputusan wasit Clement Turpin yang tidak memberikan penalti kepada timnya.
Sebelumnya ada insiden, bek Fenerbahce Bright Osayi-Samuel dijatuhkan Manuel Ugarte di dalam kotak terlarang. Namun, Turpin menolak memberi hadiah penalti kepada Fenerbahce.
Baca juga : Kena Flu Dan Kurang Fit, Mega Dipastikan Absen Di Pelantikan Prabowo Besok
Jose Mourinho yang dikenal dengan julukan The Special One itu kemudian melakukan protes keras kepada wasit keempat Jeremy Stinat. Turpin datang untuk meredakan situasi dengan memberikan Mourinho kartu merah langsung.
Mourinho terlihat berada di tribun penonton usai mendapat kartu merah. Alhasil, ia masih bisa memberikan instruksi kepada staf pelatihnya.
Usai pertandingan, Mourinho diminta untuk memberikan komentar atas kartu merah yang diterimanya. Namun, ia tidak mau membahasnya.
Baca juga : Tim Garuda Diminta Fokus Lawan China
“Saya tidak ingin membicarakannya. Wasit mengatakan sesuatu yang luar biasa kepada saya,” ujar Jose Mourinho kepada TNT Sports.
“Pada saat yang sama, ia mengatakan bahwa ia dapat melihat aksi di kotak penalti dan perilaku saya di pinggir lapangan. Saya mengucapkan selamat kepadanya karena ia benar-benar luar biasa,” katanya.
“Selama pertandingan, dengan kecepatan 100 mil per jam, ia mengawasi situasi penalti dan mengawasi perilaku saya di bangku cadangan. Itulah mengapa ia adalah salah satu wasit terbaik di dunia!”
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.