BREAKING NEWS
 

KONI Soroti Pergeseran Tujuan PON dari Ajang Prestasi Ke Gengsi Daerah

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Kamis, 12 Desember 2024 17:08 WIB
Wakil Ketua Umum III, Fatchul Anas (kiri), Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran KONI DKI Jakarta, Johansyah Lubis (kanan) dan Ketua Siwo PWI DKI Jakarta, Rialini Nonnie Rering di Seminar Evaluasi PON, Prestasi atau Gengsi yang diselenggarakan Siwo PWI Pusat di Gedung KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Bandung, Kamis, (12/12).

RM.id  Rakyat Merdeka - Komite Olahraga Nasional Indonesia DKI Jakarta menyoroti perubahan fokus dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran KONI DKI Jakarta, Johansyah Lubis mengungkapkan, tujuan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) telah bergeser dari ajang prestasi menuju gengsi daerah.

“Pergeseran fokus dari pembinaan atlet daerah menjadi ajang pameran daerah dengan jual beli atlet yang menyalahkan ketentuan KONI,” jelas Johansyah di sela Seminar Evaluasi PON, Prestasi atau Gengsi, yang diselenggarakan Siwo PWI Pusat di Gedung KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Bandung, Kamis, (12/12).

Dalam ajang PON, kata Johansyah persaingan antar daerah lebih mengutamakan kemenangan dibandingkan pembinaan jangka panjang. 

Baca juga : Chatbot BRI Sabrina Raih Penghargaan Khusus di Ajang Anugerah Inovasi Indonesia 2024

“Sebab atlet muda potensial tidak ikut ajang PON. Bahkan, tujuan PON digelar bergeser menjadi gengsi daerah karena dominasi politik lokal dalam penyelenggaraan PON, seperti penempatan anggaran yang kurang tepat. Overlay yang belum lengkap saat pertandingan, sarana dan prasarana yang belum ada saat PON berlangsung,” tuturnya.

Terjadinya pergeseran tujuan pelaksanaan PON dari ajang prestasi menuju gengsi daerah dipicu pergeseran etika dan moral.

Adsense

“Contohnya, pengelola induk cabang olahraga menjanjikan medali emas pada tuan rumah agar cabangnya dipertandingkan,” jelas Johansyah.
 
Kemudian, induk cabang olahraga menambah nomor event pertandingan di luar pertandingan resmi Olympic atau Asian Games.

“Lalu, keikutsertaan atlet yang tidak lolos PON atau tidak ikut BK PON, mengambil celah aturan pengganti atlet. Dan, pengkondisian Sistem BK PON, sistem dan nomor lomba,” katanya.

Baca juga : BRI Raih 2 Penghargaan di Ajang Bergengsi The 15th IICD Corporate Governance Award

Padahal, kata dia, tujuan penyelenggaraan PON adalah memelihara persatuan dan kesatuan bangsa, menjaring bibit olahragawan potensial, dan meningkatkan prestasi olahraga. 

Tujuan pelaksanaan PON tersebut, kata Johansyah, tertuang dalam PP No. 7 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Penyelenggaraan Pekan Dan Kejuaraan Olahraga. 

Dalam kesempatan sama, Ketua Siwo PWI DKI Jakarta, Rialini Nonnie Rering menanggapi pemaparan Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran KONI DKI Jakarta, Johansyah.

“Pemaparan yang sangat jelas dan detail dari semua pembicara, khususnya dari pihak KONI DKI soal tujuan penyelenggaraan PON yang sesungguhnya, sangat tepat dan menjadi pembelajaran bagi kita semua yaitu memelihara persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Nonnie.

Baca juga : Perusahaan Rusia Lirik Investasi Di IKN

Kemudian, kata Nonnie, tujuan pelaksanaan PON adalah menjaring bibit atlet potensial dan meningkatkan prestasi. “Kita turut bangga mendengar pemaparan dari para petinggi olahraga ini,” katanya
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense