RM.id Rakyat Merdeka - Tak satu pun dari enam wakil Indonesia yang bertarung di ajang bulutangkis πππ ππ°π³ππ₯ ππ°πΆπ³ ππͺπ―π’ππ΄ 2024 berhasil membawa pulang gelar.
Padahal, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyimpan asa membawa gelar dari ajang ini.
Diketahui, Indonesia meloloskan enam wakil yang bertanding di lima nomor. Empat dari enam wakil Merah Putih merupakan atlet di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI Cipayung, Jakarta Timur.
Sedangkan dua wakil lain merupakan atlet profesional. Tapi, hasil yang dicapai di ajang yang digelar di Hangzhou, China, sepanjang pekan lalu itu, jauh dari ekspektasi.
Baca juga : Hajar Andalan Jepang, Jojo Jaga Asa Menuju Semifinal
Jonatan Christie dan kawankawan hanya menembus semifinal, sebelum akhirnya satu per satu gugur. Indonesia berharap, tunggal putra dan ganda putra, bisa membawa pulang gelar.
Tapi, harapan pupus setelah Jonatan, dan ganda putra Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto, dan pasangan non Pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, tak mampu melanjutkan kiprahnya usai dikalahkan lawan.
Koordinator Pelatih Pelatnas PBSI Mulyo Handoyo mengatakan, penampilan atletatletnya sudah maksimal. Tapi, memang perlu memperbaiki fisik dan mental.
Seperti Jonatan dan tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, yang terlihat sedikit menurun permainannya di gim ketiga di lagalaga yang mereka jalani itu.
Baca juga : BWF World Tour Finals 2024, Jojo Dan Gregoria Tumbang Di Awal Penyisihan
“Memang harus ditingkatkan stamina dan powernya. Secara teknik mereka tidak kalah,” kata Mulyo, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (16/12/2024).
Senada dengan eks pelatih Taufik Hidayat itu, Kepala bidang Pengembangan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian mengatakan, perlunya penyempurnaan dari seluruh sektor baik fisik maupun non fisiknya.
Selain itu, pria yang karib disapa Ko Didi itu juga menaruh perhatian khusus pada masa persiapan atlet. “Hampir semua sektor kita perlu menyempurnakan kondisi fisik dan non-fisik atau mental mereka,” kata Didi.
Ke depan, dia akan lebih fokus meningkatkan dua hal ini. Menurutnya, hasil dari WTF 2024 bukan hasil yang terbaik. Tapi, dia meminta semua pihak lebih yakin dengan visi dan misi kepengurusan baru.
Baca juga : BWF World Tour Finals, Jojo Cs Adaptasi Lapangan
“Tentunya kita harus punya semangat dan harapan baru,” pungkas Didi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.