RM.id Rakyat Merdeka - Sejak kick off, Spalletti sudah dicemooh para penonton di Italia. Daripada dipecat, dia duluan mengumumkan pengunduran diri sebagai pelatih.
Italia mengalahkan Moldova 2-0 dalam laga Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026, dini hari kemarin. Gol-gol Giacomo Raspadori dan Andrea Cambiasso tak mampu menghindarkan perpisahan pahit Gli Azzurri (Si Biru) dan Luciano Spalletti. Ya, sang pelatih sudah pamit mengundurkan diri sebelum laga di Stadion Mapei, Sassuolo, Italia itu.
Baca juga : MotoGP, Marc Marquez Pernah Diancam Mau Disantet
Selain permainan yang kurang gereget, Spalletti sudah dicemooh para penonton sejak peluit kick off dibunyikan. Ini menjadi kemenangan pertama Italia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka kini ada di urutan ketiga, dengan tiga poin dari dua laga. Peringkat pertama dihuni Norwegia yang sudah meraih 12 poin, berkat empat kemenangan dari empat laga.
Huru-hara jelas melanda Italia yang dibayangi trauma kembali gagal lolos ke Piala Dunia sejak 2014. Lantas, apa yang memaksa Spalletti angkat kaki?
Baca juga : Rossa, Prihatin Vidi Aldiano Digugat 24,5 Miliar
Mantan pelatih Napoli itu dipercaya duduk di kursi panas Italia pada 1 September 2023. Spalletti menggantikan Roberto Mancini yang memilih mundur setelah serangkaian kegagalan, termasuk tak mampu lolos ke Piala Dunia 2022.
Di bawah asuhan Spalletti, aksi Italia tak terlalu oke. Dari enam laga awal Spalletti sebagai pelatih di Kualifikasi Euro 2024, Italia hanya mampu meraih tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan satu kekalahan. Meski begitu, mereka tetap lolos ke putaran Final Euro 2024 sebagai runner up Grup C dengan nilai 14. Apesnya, ltalia terjungkal oleh Swiss pada babak 16 besar.
Baca juga : Pulang Armuzna, Jemaah Pilih Istirahat Dulu di Hotel
Dari situ, Spalletti mulai dihujani kritik. Ruang ganti Gli Azzurri pun memanas. Pelatih berkepala plontos itu dianggap kurang kepemimpinan, ketidaksepakatan atas latihan, taktik, dan pemilihan skuad yang kurang ideal.
Selepas Euro 2024, Italia berlaga di UEFA Nations League 2024/2025. Lagi-lagi, Italia hanya mampu sampai perempat final. Nasib buruk Spalletti berlanjut pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pada laga perdana di Oslo, Italia dilumat 3-0 oleh Norwegia. Hasil itu memicu perseteruan Spalletti dengan Presiden FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) Gabriele Gravina. Ketimbang dipecat, Spalletti akhirnya duluan mengumumkan pengunduran diri. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.