BREAKING NEWS
 

Gagal Juara Piala Kemerdekaan

Garuda Muda Butuh Pemain Diaspora

Reporter : JHON ROY PANGIBULAN SIREGAR
Editor : ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Rabu, 20 Agustus 2025 06:40 WIB
Pelatih Timnas U-17 IndoneĀ­sia Nova Arianto. (Foto: Instagram/novarianto30)

RM.id  Rakyat Merdeka - Move on, Timnas U-17 Indonesia langsung melanjutkan pemusatan latihan di Bulgaria. Nova Arianto masih menunggu tiga pemain diaspora lain untuk persiapan Piala Dunia U-17 di Qatar.

Pelatih Timnas U-17 Indone­sia Nova Arianto meminta para pemainnya tidak berpuas diri dengan cara bermain di Piala Kemerdekaan 2025. Ia memas­tikan bahwa sistem promosi dan degradasi pemain akan tetap ber­laku selama pemusatan latihan di Bulgaria. Garuda Muda akan melanjutkan pemusatan latihan di Bulgaria pada 1-14 September mendatang.

Baca juga : Aturan Baru Formula 1, Semua Pembalap Mulai Dari Nol Lagi

“Pastinya promosi-degradasi akan terus berjalan, termasuk setelah ini kami akan melakukan training camp di Bulgaria. Kami berencana ada tiga kali uji coba di sana,” ucap Nova, kepada wartawan.

Adsense

Piala Kemerdekaan 2025 men­jadi rangkaian uji coba persiapan I Putu Panji dan kawan-kawan menuju Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada 3-27 November nanti. Nova bakal mengevaluasi performa tim dan setiap pemain, termasuk menjaga alternatiif merekrut pemain baru untuk menambah kekuatan. Nova juga mengungkapkan program pemusatan latihan Timnas U-17 Indonesia pada September nanti. Menurut dia, Indonesia memang butuh uji coba dengan karakter lawan yang berbeda-beda.

Baca juga : Ameera Khan, Ngebet Dinikahi Jefri Nichol

Skuad Garuda Muda gagal menjadi juara Piala Kemerdekaan 2025 setelah kalah dari Mali 1-2 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin lalu. Mereka harus puas menempati posisi runner-up dengan empat poin. Sebaliknya, Mali berhasil menjadi juara setelah mengoleksi nilai sempurna alias sembilan dalam tiga pertandingan.

Meski begitu, penampilan skuad Garuda Asia layak mendapat pu­jian termasuk penampilan impresif sejumlah pemain. Pada turnamen ini, Nova membawa serta empat pemain diaspora yang bermain di luar negeri ke dalam skuad. Yakni Mathew Baker, Eizar Jacob, Noha Pahon, dan Aaron Liam Suitela. Nova juga beberapa kali memberikan kesempatan kepada keempatnya untuk tampil di tiga laga menghadapi Tajikistan, Uz­bekistan, dan Mali.

Baca juga : Hukum Harus Jadi Pedang Keadilan yang Tak Pilih Kasih

Penampilan mereka juga tidak mengecewakan dan membantu Timnas U-17 meraih satu hasil imbang, satu kemenangan, dan satu kekalahan. Nova juga masih menunggu kehadiran tiga pe­main diaspora lain, yakni Lucas Lee, Nicholas Mjosund, dan Mike Rajasa. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense