BREAKING NEWS
 

Ajax Jadi Korban Inter Yang Terluka

Reporter : JHON ROY PANGIBULAN SIREGAR
Editor : ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Jumat, 19 September 2025 06:15 WIB
Inter menang berkat dua gol tandukan Marcus Thuram. (Foto: Instagram/inter)

RM.id  Rakyat Merdeka - Chivu tetap mempertahankan formasi 352 yang menjadi identitas Inter selama bertahun-tahun. Absennya Lautaro Martinez justru menjadi panggung untuk Pio Esposito.

Inter Milan menang 2-0 di kandang Ajax Amsterdam berkat brace Marcus Thuram dalam laga Liga Champions, dini hari kemarin. Ini bukan sekadar hasil di papan skor, tapi pernyataan tegas dari tim yang sedang terluka usai menelan dua kekalahan beruntun di Serie A. 

Pelatih Inter Cristian Chivu menjadi dalang di balik performa mengesankan ini. Dia tak ragu membeberkan kunci sukses timnya yang tampil begitu solid. 

“Mereka sudah dekat sebelumnya, dan malam ini adalah pertunjukan kedewasaan,” ujar Chivu. 

Baca juga : MotoGP, Bos Ducati Juluki Marquez Raja Sirkuit

“Saya terus melanjutkan jalan saya, mencoba tidak merusak tim yang sudah kuat,” tambah alumnus Ajax itu. 

Ciamiknya Inter di laga ini tak lepas dari strategi brilian yang diterapkan. Chivu mengakui bahwa timnya secara spesifik berusaha mematikan alur serangan Ajax. Mereka sukses memaksa Ajax hanya bisa mengalirkan bola di area yang tidak berbahaya. Setelah berhasil merebut bola, serangan vertikal cepat menjadi senjata utama Nerazzurri. 

Adsense

“Kami mencoba menetralisir kekuatan Ajax, yang termasuk umpan-umpan mereka di sepertiga akhir,” kata Chivu. 

“Kami juga hanya mengizinkan mereka mengoper bola di area yang kami rasa nyaman. Itu berjalan dengan baik,” tegasnya. 

Baca juga : Reshuffle Kabinet Jilid III Hijaukan Bursa Saham

Meski sempat tertekan, Chivu tidak mengubah sistem permainan. Dia tetap mempertahankan formasi 3-5-2 yang telah menjadi identitas Inter selama bertahun-tahun. 

“Kami hanya ingin menambahkan beberapa hal. Yang penting, menemukan kembali mental dan kepercayaan diri yang telah hilang,” sambungnya. 

Malam itu, Inter tampil tanpa kapten Lautaro Martinez, yang mengalami cedera. Namun, justru menjadi panggung bagi bintang muda, Francesco Pio Esposito. Striker berusia 20 tahun itu tampil mengagumkan dan Chivu tak segan melayangkan pujian. 

“Aksinya pasti akan dinikmati oleh Timnas Italia dan Inter untuk waktu yang lama,” puji Chivu. 

Baca juga : Tidak Hadiri Pelantikan Menteri, Gibran Blusukan Di Papua

Selain itu, keputusan Chivu tetap mempercayai Yann Sommer di bawah mistar juga terbayar lunas dengan penyelamatan krusialnya. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense