BREAKING NEWS
 

Erick Thohir Ingin Borobudur Marathon Jadi Magnet Sport Tourism Dunia

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Senin, 17 November 2025 04:35 WIB
Menpora Erick Thohir membuka Borobudur Marathon. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Magelang: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menghadiri Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 di kompleks Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (16/11) pagi.

Erick sekaligus melepas para peserta yang turun di tiga nomor, yakni Marathon, Half Marathon, dan 10K.

“Pagi runners! Saya berharap yang mulai startnya sehat, baliknya juga mesti sehat. Jangan dipaksakan,” seru Erick menyapa para peserta.

Kepada para pelari, Erick menegaskan Kemenpora akan terus mendukung penyelenggaraan Borobudur Marathon. Menurut dia, pemerintah senang menjadi bagian dari pembangunan sports tourism yang semakin berkembang.

Baca juga : Erick Thohir: Sepak Bola Harus Bebas dari Rasisme dan Kekerasan Verbal

“Kami dari Pemerintah Pusat akan terus mendorong Borobudur Marathon menjadi tempat maraton yang makin elite dan mendunia. Nanti kami akan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi,” ujarnya, didampingi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Erick mengaku bangga dengan penyelenggaraan Borobudur Marathon yang kini memasuki edisi kesembilan. Apalagi, kualitas event ini terus meningkat dari tahun ke tahun, menuju satu dekade penyelenggaraan pada 2026.

Adsense

Jumlah negara peserta pun melonjak, dari 26 menjadi 38 negara. Tahun ini Borobudur Marathon juga naik kelas menjadi Elite Label, sejajar dengan event lari bergengsi dunia.

“Dan ini luar biasa, apalagi pesertanya sampai 11.500 pelari. Ini yang memang harus kita bangkitkan di olahraga nasional. Tidak hanya untuk atlet elite, tetapi juga bagaimana olahraga juga bisa menyehatkan masyarakat. Karena olahraga ini salah satu yang bisa preemtive atau mencegah penyakit-penyakit datang,” terang Erick.

Baca juga : Menperin Targetkan RI Jadi Pusat Inovasi Tekstil Dunia

Ia menambahkan, Borobudur Marathon merupakan sport tourism yang memberi dampak ekonomi nyata, termasuk bagi masyarakat sekitar. Perputaran uang tahun ini mencapai sekitar Rp 74 miliar, terutama dari sektor penginapan.

“Ini yang memang ke depan akan Kemenpora terus dukung. Tidak hanya buat atlet elite, tetapi juga untuk memasyarakatkan olahraga, juga mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi atau daerah,” ucapnya.

Kemenpora siap bekerja sama dengan komunitas maupun penyelenggara event olahraga lain. Salah satu usulan yang muncul adalah menjadikan Borobudur Marathon sebagai bagian dari marathon series Indonesia.

“Saya terbuka kalau memang pemerintah bisa mendukung event-event besar seperti ini. Saya juga baru belajar, belajar dalam arti bagaimana event maraton ini bisa kita dorong, kita pelajari, dan kita akan komitmen bagaimana supaya Indonesia punya event dunia,” tandasnya.

Baca juga : Erick Thohir Mau Genjot Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih kepada Kemenpora, khususnya Erick, atas dukungan terhadap ajang ini. Menurutnya, Borobudur Marathon telah menjadi investasi Jateng di sektor pariwisata.

“Event Borobudur Marathon akan menjadi pemicu untuk penyelenggaraan event maraton lainnya yang akan kami lakukan secara terjadwal. Sehingga secara tidak langsung masyarakat menjadi sehat, UMKM aktif, investasi akan tumbuh karena ada pariwisatanya. Tidak kalah penting, Jawa Tengah menjadi ikonnya maraton dunia,” ujar Luthfi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense