Dark/Light Mode

Erick Thohir Mau Genjot Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Rabu, 22 Oktober 2025 17:00 WIB
Menpora Erick Thohir. (Foto : Kemenpora)
Menpora Erick Thohir. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah cepat dan strategis terus dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Salah satunya terkait pembinaan atlet berkelanjutan. Erick menilai, pembinaan atlet merupakan fondasi penting untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia menuju level dunia.

Menurut Erick, Presiden Prabowo meminta agar program-program Kemenpora dirancang dengan strategi jangka pendek, menengah, dan panjang yang tepat sasaran.

Baca juga : Genjot Pembinaan Atlet, Perbakin DKI Diminta Bentuk Pengkab dan Pengkot

Sebagai bentuk keseriusannya, Erick turun langsung ke lapangan untuk melihat progres pembinaan atlet di daerah. Kamis (2/10) lalu, ia menghadiri penutupan Festival Sepak Bola U-12 dan U-15 Piala Presiden 2025 di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Erick menegaskan Kemenpora akan terus menggelar program seperti Piala Presiden, tak hanya untuk sepak bola, tapi juga cabang olahraga lainnya. Apalagi, antusiasme peserta begitu tinggi dan banyak yang berharap kejuaraan seperti ini rutin digelar.

“Kita harus bisa menciptakan anak muda yang berani bermimpi, berkarya dan cinta Tanah Air, dan kita tanamkan ke mereka, nilai-nilai patriotik, gigih, tetapi juga empati,” kata Erick.

Baca juga : Bamsoet Apresiasi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo: Bergerak Cepat, Jelas, dan Nyata

Untuk mendukung pembinaan berjalan optimal, Kemenpora juga akan memperbaiki Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), khususnya sistem promosi dan degradasi bagi cabang olahraga unggulan.

Cabang unggulan DBON meliputi bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, renang, atletik, senam artistik, pencak silat, dan dayung.

Erick menegaskan, seluruh cabang unggulan akan diberlakukan sistem promosi dan degradasi demi meningkatkan daya saing.

Baca juga : Menpora Erick Thohir Jempolin Jojo Juara Di Denmark Open

“DBON juga akan coba kami perbaiki karena akan ada promosi-degradasi. Kami akan mengusulkan reward and punishment, jadi semua cabor berkompetisi untuk melahirkan atlet-atlet terbaik,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.