BREAKING NEWS
 

SEA Games 2025

Zulfydar Apresiasi Tim Bola Tangan Indonesia Raih Perunggu Bersejarah

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Kamis, 18 Desember 2025 20:47 WIB
Ketum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar menyabut tim bola tangan Indonesia berlangsung meriah di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (18/12/2025). (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyambutan tim bola tangan Indonesia berlangsung meriah di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (18/12/2025).

Pasalnya, medali perunggu yang diraih di SEA Games ke-33 Thailand 2025 menjadi catatan sejarah pertama bagi cabang olahraga bola tangan Indonesia di ajang tersebut.

Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI), Zulfydar Zaidar Mochtar SE MM, memberikan apresiasi tinggi kepada tim bola tangan putra yang sukses mencatatkan prestasi bersejarah dengan membawa pulang medali perunggu.

"Prestasi yang diukir tim bola tangan putra di SEA Games ke 33 di Thailand 2025, patut diberikan acungan jempol pertama kali membawa pulang medali perunggu ke Tanah Air," jelas Zulfydar Zaidar di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (18/12/2025).

Baca juga : Srikandi Gulat Sumbang 2 Perak Dan 2 Perunggu

Sebanyak 16 atlet yang berjuang di SEA Games mendapat pengalungan bunga sebagai bentuk penghargaan. Sejumlah atlet di antaranya Satria, Fachmi, Hendro, Dinar, Fadly, Taufan, Gerald, dan Abid, turut menjadi bagian dari sejarah prestasi bola tangan Indonesia.

Zulfydar menyebut, capaian tersebut merupakan hasil dari penantian panjang setelah pemerintah memberikan kesempatan bagi tim bola tangan tampil di ajang multi-event dua tahunan Asia Tenggara.

Adsense

Atas keberhasilan tersebut, Zulfydar menyampaikan terima kasih kepada para atlet, pelatih M. Arief dan Slamet Sukriadi, Dewan Pembina PB ABTI DR. Zulkifli Hasan SE MM, serta seluruh pengurus provinsi yang telah memberikan kepercayaan kepada atletnya untuk tampil di SEA Games 2025.

Ia berharap, keberhasilan meraih medali perunggu menjadi modal berharga bagi tim bola tangan putra maupun putri untuk tampil kembali di SEA Games mendatang dengan prestasi yang lebih optimal bagi Merah Putih.

Baca juga : Silat Raih 4 Emas, Menpora Dorong Tembus Asian Games

Zulfydar mengungkapkan, perjuangan tim di SEA Games ke-33 tidak mudah. Indonesia sempat kalah dari Thailand 22-33 dan Singapura di fase awal, serta takluk dari Vietnam dengan skor 17-28. Namun, Timnas mampu bangkit dengan mengalahkan Malaysia 27-21 dan Filipina 27-26.

Pada babak semifinal, Indonesia kembali berhadapan dengan Thailand dan mampu memberikan perlawanan ketat. Namun, pada fase akhir pertandingan, kondisi pertandingan memengaruhi mental bertanding tim, sehingga Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor tipis 32-35.

Meski gagal melaju ke final, Zulfydar menilai performa tim menunjukkan peningkatan signifikan dan optimistis Indonesia mampu menandingi kekuatan Thailand pada ajang-ajang berikutnya, termasuk SEA Games dua tahun mendatang.

Hal senada disampaikan pelatih M. Arief yang menilai peningkatan performa tim sudah terlihat, meski jam terbang bertanding masih perlu ditingkatkan guna memperkuat mental menghadapi lawan.

Baca juga : Gulat Sumbang 1 Emas Dan 3 Perak Di Hari Pertama

"Kami berterima kasih pada semua pemain yang sudah berjuang untuk mendapatkan yang terbaik di SEA Games 33 Thailand. Semoga dengan medali perunggu yang diraih, kedepannya lebih percaya diri menghasilkan tampuk juara bagi Merah - Putih," tambahnya.

Sementara itu, asisten pelatih Slamet S menyebutkan peringkat akhir cabang bola tangan SEA Games 2025, dengan Thailand meraih emas, Vietnam perak, serta Indonesia dan Singapura berbagi perunggu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense