BREAKING NEWS
 

Aprilia Siap Guncang Dominasi Ducati, Yamaha Terancam Jadi Penggembira

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Kamis, 15 Januari 2026 05:31 WIB
Pembalap Marc Marquez. (Foto : Motosport)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peta persaingan MotoGP 2026 diprediksi kian panas. Aprilia disebut-sebut siap menjadi penantang serius dominasi Ducati, sementara Yamaha justru berisiko terperosok dan tertinggal dari persaingan papan atas.

Keyakinan tinggi Aprilia diungkapkan legenda MotoGP sekaligus duta merek mereka, Max Biaggi. Menurut Biaggi, pabrikan asal Noale, Italia, itu tengah berada dalam fase terbaik sepanjang kiprahnya di kelas utama.

“Sekarang motor ini tidak memiliki kelemahan. Tidak ada trek yang membuat kami takut lagi. Kami selalu bisa berada di tiga besar atau lima besar,” ujar Biaggi seperti dikutip dari TNT Sports, kemarin.

Baca juga : Toprak Gabung Pramac Yamaha, Potensi Kejutan di MotoGP 2026

Ia menilai keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja keras Grup Piaggio yang konsisten mengembangkan Aprilia hingga sejajar dengan pabrikan elite MotoGP.

Optimisme Aprilia juga diperkuat performa impresif di penghujung MotoGP 2025. Marco Bezzecchi tampil gemilang dengan menutup musim lewat enam kemenangan dan finis ketiga di klasemen akhir. Hasil itu diraih meski ia sempat memikul peran sebagai ujung tombak tim saat Jorge Martin harus menepi akibat cedera.

Adsense

Sementara itu, CEO Aprilia Racing Massimo Rivola memprediksi persaingan MotoGP 2026 akan berlangsung sangat ketat. Namun, ia memberi catatan khusus terkait kondisi Yamaha.

Baca juga : Kapolri Ungkap Hasil Survei Dunia, RI Masuk Jajaran Negara Paling Aman

“Ekspektasi saya untuk 2026, selain Yamaha yang memakai motor benar-benar berbeda, semuanya akan berada di level yang relatif mirip,” kata Rivola.

Keputusan Yamaha mengembangkan mesin V4 baru dinilai menjadi langkah berisiko. Meski berpotensi besar dalam jangka panjang, perubahan tersebut menempatkan pabrikan Jepang itu dalam fase adaptasi yang tidak ringan.

Rivola menegaskan, di era MotoGP modern, selisih sepersepuluh detik saja bisa berdampak signifikan terhadap posisi start hingga hasil balapan.

Baca juga : Wapres Gibran Hadiri Natal, Tekankan Toleransi di Bitung

Situasi ini turut memengaruhi Toprak Razgatlioglu yang akan menjalani debut MotoGP bersama Pramac Yamaha. Juara dunia World Superbike tiga kali itu diprediksi lebih sering bertarung di zona poin bawah ketimbang bersaing di barisan depan, seiring fokus Yamaha yang masih tertuju pada pengembangan motor.

Meski begitu, tekanan terhadap Toprak dinilai relatif ringan. Sejak awal, musim 2026 memang diposisikan sebagai tahun adaptasi, sebelum MotoGP memasuki era regulasi baru pada 2027.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense