RM.id Rakyat Merdeka - Hasil tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang belum sepenuhnya memberi rasa lega bagi Honda HRC. Meski terdapat kemajuan pada RC213V, pembalap mereka, Luca Marini, menilai performa motor masih jauh dari level ideal untuk bersaing di papan atas.
Marini menutup hari terakhir pengujian di posisi ke-16 setelah menghadapi berbagai hambatan teknis. Gangguan pada sesi pagi menggagalkan rencana time attack, sementara hujan ringan pada sore hari membuat program pengujian tidak berjalan maksimal.
Baca juga : Prabowo di Acara MUI: Hari Ini Lambang Persatuan Ulama dan Umaroh
Catatan waktunya terpaut sekitar 1,4 detik dari pembalap tercepat, Alex Marquez. Jarak tersebut menjadi cerminan bahwa Honda masih tertinggal dibandingkan para rivalnya, khususnya Ducati yang tetap menunjukkan dominasi.
Meski demikian, Marini tidak menampik adanya perkembangan positif dibandingkan musim lalu. Ia merasakan peningkatan pada stabilitas motor, terutama saat pengereman dan masuk tikungan, serta akselerasi yang lebih responsif.
Baca juga : Formula 1, Max Verstappen Pede Pake Mobil Anyar
“Motor sekarang lebih mudah dikendalikan. Ada peningkatan di beberapa area penting, tetapi itu belum cukup untuk mendekat ke barisan depan,” kata Marini, dikutip dari MotorSport.
Menurut adik tiri Valentino Rossi tersebut, tantangan Honda semakin berat karena seluruh pabrikan juga terus berkembang. Alhasil, meski RC213V mengalami progres, selisih performa masih terasa dan menuntut kerja ekstra sebelum musim dimulai.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.