Dark/Light Mode

MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Jadi Andalan Aprilia

Minggu, 28 Desember 2025 06:15 WIB
Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/marcobez72)
Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/marcobez72)

RM.id  Rakyat Merdeka - MotoGP 2025 menjadi musim paling menentukan dalam karier Marco Bezzecchi. Pembalap Italia itu menjalani peran yang tak pernah ia rencanakan sebelumnya: menjadi andalan Aprilia Racing lantaran Jorge Martin, sang juara dunia bertahan mengalami cedera.

Awalnya, Bezzecchi datang ke tim pabrikan Aprilia bukan sebagai pemimpin paddock. Status itu sejatinya milik Martin. Namun, cedera serius yang dialami Martin di masa pramusim memaksa Aprilia mengubah arah. Beban pengembangan RS-GP pun jatuh ke pundak Bezzecchi. 

Perubahan tersebut tidak datang tanpa tantangan. Motor baru, lingkungan baru, serta ekspektasi besar membuat awal musim Bezzecchi berjalan terseok-seok. Situasi tim juga tak ideal. Raul Fernandez dibekap masalah fisik, sementara Ai Ogura masih beradaptasi sebagai rookie. 

Baca juga : Pengibaran Bendera GAM Sarat Provokasi Politik

Meski demikian, Bezzecchi perlahan menemukan pijakan. Dukungan penuh tim pabrikan asal Noale menjadi modal penting. Aprilia membuka ruang dialog teknis seluas-luasnya, menjadikan Bezzecchi pusat referensi dalam pengembangan motor. 

“Menjadi pembalap pabrikan adalah tantangan terbesar dalam hidup saya,” ujar Bezzecchi seperti dikutip dari Motosan, kemarin. 

Tekanan besar, menurutnya, justru menjadi bahan bakar untuk berkembang. Titik balik datang pada tes di Sirkuit Jerez. Di sana, Bezzecchi mulai merasakan kecocokan antara data dan perasaannya di atas motor. 

Baca juga : Percepat Pemulihan Bencana, Prabowo Minta Kerja Nonstop

Sejak saat itu, performanya melonjak. Kemenangan di Silverstone dan penampilan impresif di Misano menjadi bukti nyata kebangkitan Aprilia bersama Bezzecchi. 

Lebih dari sekadar hasil, musim 2025 membentuk Bezzecchi sebagai pemimpin. Ia belajar memikul tanggung jawab, memberi masukan teknis yang presisi, dan berdiri di garis depan saat tim berada dalam tekanan. 

“Saya tumbuh sebagai pembalap. Berjuang dalam kondisi sulit memberi saya banyak pelajaran,” katanya. 

Baca juga : Bangkitkan Ekonomi, 5 Menteri Blusukan Ke Mall

Menutup musim di posisi ketiga klasemen, lonjakan signifikan dari peringkat ke-12 pada 2024, Bezzecchi menegaskan musim ini adalah musim pembuktian. Bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi Aprilia. 

Kini, menghadapi MotoGP 2026, Bezzecchi kembali disiapkan sebagai andalan utama Aprilia. Tanpa banyak retorika, ia memilih fokus bekerja. Musim pembuktian telah dilewati. Musim kepemimpinan pun dimulai. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.