RM.id Rakyat Merdeka - Persebaya Surabaya datang ke pekan ke-21 BRI Super League 2025/26 dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan 3-1 atas Bali United FC menjadi bukti grafik permainan Bajol Ijo terus menanjak.
Namun, di balik momentum positif tersebut, tim justru dihadapkan pada persoalan serius jelang menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam.
Masalah kebugaran menjadi perhatian utama pelatih Bernardo Tavares. Sejumlah pemain Persebaya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, mulai dari diare, infeksi virus, hingga cedera. Kondisi itu membuat komposisi tim belum sepenuhnya ideal menjelang laga penting ini.
Baca juga : Pemprov DKI Waspadai Harga Minyak Goreng dan Cabe Melejit Jelang Ramadan
Tavares mengakui situasi tersebut memengaruhi arah persiapan tim. Fokus latihan tidak lagi semata-mata pada skema permainan, melainkan memastikan siapa saja yang benar-benar siap diturunkan.
“Prioritas latihan saat ini adalah melihat pemain yang tersedia untuk pertandingan. Setelah itu, kami memperbaiki detail permainan yang masih kurang dari laga sebelumnya dan meningkatkan performa tim secara keseluruhan,” ujar pelatih asal Portugal tersebut tanpa menyebut siapa pemain yang sakit.
Meski demikian, Tavares menilai kemenangan atas Bali United memberi dorongan mental besar bagi timnya. Ia menegaskan keberhasilan Persebaya bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah dari komitmen para pemain di lapangan.
Baca juga : 72,8 Persen Warga Puas Program MBG, BGN Terus Lakukan Perbaikan Layanan
“Para pemainlah yang menciptakan keajaiban. Mereka menunjukkan sikap dan semangat luar biasa, bahkan berkorban meski tidak semuanya berada dalam kondisi terbaik,” ucap mantan pelatih PSM Makassar itu.
Di sisi lain, Persebaya tak ingin lengah menghadapi Bhayangkara FC. Lawan dinilai mengalami peningkatan signifikan setelah aktif merekrut pemain berpengalaman pada putaran kedua kompetisi.
“Mereka mendatangkan banyak pemain kunci yang sudah terbiasa dengan sepak bola Indonesia, seperti Moussa Sidibe dan Privat Mbarga, ditambah pemain Jepang yang kualitasnya tidak diragukan,” kata Tavares.
Baca juga : Mensesneg: Ramadan dan Lebaran, TNI–Polri Jadi Tulang Punggung Pengamanan
Ia pun mengingatkan hasil pertemuan pertama kedua tim yang berakhir imbang 1-1, ketika Persebaya gagal mengamankan kemenangan setelah kebobolan di menit akhir.
Dengan kondisi kebugaran yang belum sepenuhnya stabil dan kekuatan lawan yang meningkat, laga di Gelora Bung Tomo diprediksi menjadi ujian karakter sesungguhnya bagi Persebaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.