RM.id Rakyat Merdeka - Mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri, menilai Marc Márquez sudah tidak lagi menjadi pembalap tercepat seperti beberapa tahun lalu. Meski begitu, rider asal Spanyol itu tetap dianggap sebagai salah satu sosok paling berbahaya di grid MotoGP.
Pendapat tersebut disampaikan Melandri saat membahas performa Marquez dalam program motorsport Chiacchiere da Box, seperti dikutip dari Motorsport.com, Sabtu (7/3/2026).
Karier Marquez di MotoGP mencapai puncaknya pada periode 2013 hingga 2019 saat ia mendominasi kejuaraan dunia bersama tim Repsol Honda. Namun dominasi itu terhenti setelah ia mengalami cedera serius pada lengan kanan pada seri pembuka musim 2020 di Circuito de Jerez.
Baca juga : Konflik Timur Tengah Ancam MotoGP Qatar 2026
Marquez kembali balapan pada 2021. Namun performanya belum sepenuhnya stabil. Selain masih berjuang memulihkan kondisi fisik, motor Honda saat itu juga dinilai tidak cukup kompetitif untuk bersaing di barisan depan.
Situasi berubah ketika Marquez membuat keputusan besar pada musim 2024 dengan meninggalkan Honda dan bergabung dengan tim satelit Ducati, Gresini Racing. Penampilannya yang impresif bersama tim tersebut membuatnya dipromosikan ke tim pabrikan Ducati pada musim 2025.
Meski kini mengendarai salah satu motor paling kompetitif di grid, Melandri menilai Marquez tidak lagi memiliki kecepatan mentah seperti pada masa jayanya.
Baca juga : Madrid Tersandung di Bernabeu, Barcelona Tetap Kokoh di Puncak
“Menurut saya, Marquez tahun ini jarang menjadi yang tercepat. Tapi dia adalah pembalap paling komplet,” kata Melandri.
Ia menjelaskan, kekuatan utama Marquez saat ini terletak pada kemampuannya memaksimalkan setiap situasi, baik saat sesi kualifikasi maupun balapan.
Menurut Melandri, Marquez selalu mampu menemukan cara untuk mengoptimalkan performa motor, bahkan ketika kondisi tidak ideal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.