Dark/Light Mode

Konflik Timur Tengah Ancam MotoGP Qatar 2026

Jumat, 6 Maret 2026 05:42 WIB
ilustrasi ajang MotoGP. (Foto : Gresini team)
ilustrasi ajang MotoGP. (Foto : Gresini team)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai merembet ke dunia olahraga internasional. Ajang MotoGP membuka kemungkinan mencoret seri Grand Prix Qatar dari kalender musim 2026 karena kondisi keamanan yang belum kondusif.

Balapan yang sedianya digelar Minggu (12/4/2026) di Losail International Circuit itu kini berada dalam tanda tanya. Meningkatnya konflik di Timur Tengah memicu penutupan wilayah udara di sejumlah negara, yang berpotensi menghambat perjalanan tim, kru, serta pengiriman perlengkapan balap.

Baca juga : China Minta Konflik Timteng Segera Berakhir, Ingatkan Ancaman Energi Global

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan otoritas Qatar untuk memantau perkembangan situasi.

“Kami selalu menyiapkan rencana alternatif. Peluang untuk menggelar balapan di Qatar pada 12 April sangat kecil, tetapi kami masih menunggu bagaimana kondisi ke depan,” kata Ezpeleta dalam sebuah acara di Madrid, seperti dilaporkan Crush.

Baca juga : Perang Timur Tengah Tekan Rupiah Ke Rp 16.926

Ketidakpastian keamanan di kawasan tersebut sebelumnya juga berdampak pada kejuaraan balap lain. FIA World Endurance Championship bahkan telah memutuskan menunda seri pembuka musim 2026 yang semula direncanakan berlangsung di Lusail pada akhir Maret.

Apabila GP Qatar benar-benar batal digelar sesuai jadwal, penyelenggara kemungkinan tidak akan mencari sirkuit pengganti. Opsi yang lebih realistis adalah menyesuaikan ulang kalender balapan atau memindahkan seri tersebut ke waktu lain dalam musim.

Baca juga : Menteri Mukhtarudin Siapkan Skenario Evakuasi Bagi PMI

Situasi ini berpotensi memengaruhi peta persaingan awal musim. Seri pembuka MotoGP 2026 sebelumnya berlangsung di Thailand dengan kemenangan diraih Marco Bezzecchi, sementara juara bertahan Marc Marquez gagal menuntaskan balapan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.