RM.id Rakyat Merdeka - Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, melontarkan kritik tajam terhadap regulasi baru Formula 1 musim 2026 setelah seri pembuka di Australian Grand Prix akhir pekan lalu.
Juara dunia empat kali itu menegaskan kritik yang disampaikannya bukan sekadar keluhan. Menurut Verstappen, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan olahraga balap paling bergengsi di dunia tersebut.
“Saya suka balapan, tetapi Anda hanya bisa menanggungnya sampai batas tertentu,” kata Verstappen seperti dikutip dari Crush, Kamis (13/3/2026).
Baca juga : Dilema Anggaran Keselamatan Kereta di Jawa Timur
“Saya rasa FIA dan F1 bersedia mendengarkan. Kami tidak mengkritik hanya untuk mengkritik. Kami mengatakannya karena ada alasan,” imbuhnya.
Verstappen menilai banyak pihak di paddock memiliki pandangan yang sama mengenai regulasi baru tersebut. Ia menyebut para pembalap maupun penggemar sama-sama menginginkan balapan tetap berlangsung intens dan menarik.
“Kami hanya ingin yang terbaik untuk olahraga ini. Kami ingin ini menjadi Formula 1 yang sesungguhnya, dengan intensitas yang lebih tinggi,” ujarnya.
Baca juga : Max Verstappen Mau Pensiun Dini di Formula 1, Kritik Keras Regulasi 2026
Meski kritik terus bermunculan, pihak Red Bull Racing memastikan pernyataan Verstappen tidak memengaruhi komitmennya terhadap tim.
Prinsipal tim, Laurent Mekies, menegaskan bahwa pembalap asal Belanda tersebut tetap bekerja keras dan terus memberikan masukan teknis secara detail kepada tim.
“Ia sangat peduli dengan olahraga ini dan memberikan banyak umpan balik tentang apa yang bisa ditingkatkan,” kata Mekies.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.