RM.id Rakyat Merdeka - Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner mencetak sejarah baru usai menjuarai Mutua Madrid Open 2026. Sinner menjadi petenis pertama–sejak turnamen bergulir pada 1990–yang berhasil menyabet lima gelar ATP Masters 1000 secara beruntun.
Kepastian tersebut didapat setelah petenis asal Italia itu menumbangkan perlawanan Alexander Zverev pada partai final di Madrid, Minggu (3/5/2026) waktu setempat.
Rangkaian rekor prestisius Sinner bermula sejak ia mundur di babak ketiga Shanghai Masters pada Oktober lalu. Sejak saat itu, Sinner tampil tak terbendung dengan menyapu bersih trofi juara di Paris, Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, hingga kini di ibu kota Spanyol.
Baca juga : Syifa Hadju, Santai Dituding Niru Kakak Ipar
Petenis berusia 24 tahun itu tampil sangat dominan dan hanya kehilangan satu set sepanjang perjalanannya merengkuh mahkota juara di Madrid.
Sinner menyingkirkan sederet nama secara meyakinkan, mulai dari Benjamin Bonzi, Elmer Moller, Cameron Norrie, Rafael Jodar, Arthur Fils, hingga puncaknya menaklukkan Zverev.
Rentetan pencapaian mentereng terus mengiringi langkah Sinner musim ini. Ia tercatat sebagai petenis pertama dalam sejarah yang memborong empat gelar Masters 1000 pertama dalam satu kalender musim.
Baca juga : BBM & LPG Subsidi Tidak Naik Sampai Akhir Tahun
Sebelumnya, ia juga menjadi orang pertama yang sukses mengawinkan gelar Sunshine Double (Indian Wells dan Miami) tanpa kehilangan satu set pun.
Kemenangannya atas Carlos Alcaraz di final Monte-Carlo pada April lalu juga menjadi momen kembalinya Sinner ke puncak peringkat PIF ATP.
Kini, Sinner tengah membidik rekor bergengsi milik Novak Djokovic yang sukses memenangi enam gelar Masters 1000 dalam satu musim pada 2015 silam.
Baca juga : Bahas RUU Pemilu, Parpol Koalisi Belum Kompak
Tak hanya itu, Sinner berpeluang besar menyusul Djokovic menjadi petenis putra kedua yang berhasil melengkapi Career Golden Masters pada turnamen berikutnya di Roma, tempat di mana ia sukses menembus final pada 2025.
Sebagai perbandingan, raksasa tenis seperti Djokovic (tiga kali) dan Rafael Nadal (satu kali) sebelumnya maksimal hanya mampu meraih empat mahkota Masters 1000 secara beruntun.
Djokovic sejatinya pernah menjuarai lima turnamen beruntun yang ia ikuti pada periode Paris 2014 hingga Roma 2015, namun saat itu sang bintang Serbia absen bertanding di Madrid. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.