BREAKING NEWS
 

Arema FC Makin Kokoh, Formasi 5 Bek Jadi Sorotan

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Senin, 11 Mei 2026 17:12 WIB
Para pemain Arema FC. (Foto : ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Marcos Santos mengungkap rahasia di balik perubahan taktik yang membuat Arema FC tampil lebih solid pada putaran akhir BRI Super League 2025/2026.

Kemenangan telak atas PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5), menjadi bukti keberhasilan perubahan strategi yang diterapkan Singo Edan sepanjang musim ini.

Jika pada awal kompetisi Arema lebih sering memakai formasi empat bek, kini tim tampil lebih kokoh dengan skema lima bek. Perubahan itu juga membuat Betinho memiliki peran baru dengan bermain lebih ke dalam untuk membantu pertahanan.

Menurut Marcos Santos, perubahan tersebut lahir dari kebutuhan tim yang sempat mengalami krisis pemain belakang. Situasi itu memaksanya mencari solusi agar keseimbangan permainan tetap terjaga.

Baca juga : ZenInsure: Konsumen Makin Selektif, Kepastian Klaim Jadi Pertimbangan Utama

“Sebenarnya bagi saya ini juga pengalaman baru untuk semakin mengenal Liga Indonesia seiring berjalannya putaran dan pertandingan. Dan karena kebutuhan tim juga, ada momen ketika kami hampir tidak memiliki bek tengah,” ujar Marcos Santos.

Cedera yang dialami sejumlah pemain belakang membuat Arema harus cepat beradaptasi. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Singo Edan kerap kesulitan menjaga pertahanan dan terlalu mudah kebobolan.

Adsense

Situasi tersebut membuat Marcos Santos mengambil keputusan penting dengan memperkuat struktur lini belakang tim.

“Karena itu kami harus membangun struktur pertahanan yang lebih baik karena sebelumnya kami terlalu banyak kebobolan. Dan ternyata itu cocok,” lanjut pelatih berusia 46 tahun itu.

Baca juga : Kemenkop Pastikan Program Pengembangan Koperasi Tetap Jadi Prioritas

Peran Betinho menjadi salah satu perubahan paling mencolok dalam skema baru Arema. Gelandang asal Brasil tersebut kini lebih sering turun membantu pertahanan demi menjaga keseimbangan permainan tim.

Hasilnya terlihat saat menghadapi PSM. Arema tampil jauh lebih disiplin ketika bertahan dan mampu meredam agresivitas lini depan Juku Eja.

PSM sempat memperoleh sejumlah peluang berbahaya melalui Rizky Eka dan Yuran Fernandes. Namun koordinasi pertahanan Arema terlihat jauh lebih rapi dibanding laga-laga sebelumnya.

Kiper Singo Edan pun tampil lebih tenang karena mendapat perlindungan maksimal dari lini belakang. Hingga pertandingan usai, Arema sukses mencatat clean sheet penting di tengah tekanan lawan.

Baca juga : Roma Wajib Menang, Fiorentina Uji Ambisi 4 Besar di Olimpico

“Tetapi semua itu para pemain yang sudah mulai memahami ketika ada perubahan sistem permainan, bahkan tanpa mengganti pemain atau komposisi tim,” kata Marcos Santos.

“Mereka sudah bisa memahami perubahan sistem tersebut. Jadi ini adalah kredit untuk para pemain karena mereka mengerti model permainan yang dimiliki Arema saat ini,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense