Dark/Light Mode

Kemenkop Pastikan Program Pengembangan Koperasi Tetap Jadi Prioritas

Rabu, 6 Mei 2026 19:12 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) usai Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) di Aula Balai Prajurit Graha Bimasakti TNI AU Triloka, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (Foto: Dok. Kemenkop)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) usai Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) di Aula Balai Prajurit Graha Bimasakti TNI AU Triloka, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan akan tetap fokus dalam upaya mendukung pengembangan koperasi eksisting di luar dari Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Komitmen dukungan ini dituangkan dalam beberapa hal termasuk pendampingan, pengembangan SDM hingga fasilitasi pembiayaan bergulir koperasi melalui Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop yaitu Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan tingkat suku bunga yang rendah.

"Selain menjalankan tugas yang menjadi program prioritas nasional (KDKMP), Kemenkop juga tetap membina koperasi yang sudah ada, seperti salah satunya termasuk koperasi di lingkungan TNI AU ini (Inkopau)," kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam sambutannya pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) di Aula Balai Prajurit Graha Bimasakti TNI AU Triloka, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Turut hadir mendampingi Menkop, Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus. Hadir juga Aspers Kasau, Marsekal Muda TNI Yosta Riza, Ketua Umum Inkopau Marsekal Pertama TNI, Marsekal Pertama TNI AR. Panca Putra dan Ketua Pengawas Inkopau Marsekal Pertama TNI Ade Teguh Budianto.

Ferry mengatakan, bahwa keberpihakan pemerintah terhadap kemajuan koperasi di Indonesia sangat tinggi, Presiden Prabowo mencetuskan untuk membangun 83.000 KDKMP.

Baca juga : Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Akselerasi pembangunan KDKMP tidak lepas dari peran TNI yang juga menjalin kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Ia memastikan bahwa Koperasi Inkopau layak dijadikan mitra bagi pengembangan kapasitas SDM khususnya dalam program KDKMP. Hal ini didasarkan pada catatan capaian kinerja Inkopau untuk tahun buku 2025 yang sangat impresif.

"Kami akan mendukung penuh kegiatan usaha dari Inkopau," ujar Ferry.

Ia turut mengapresiasi pengurus Inkopau yang masih aktif dan berkomitmen menjalankan usahanya di tengah tanggung jawab menjaga keamanan Nagara.

Menurutnya, dukungan dari TNI AU menjadi bukti nyata bahwa koperasi bisa lebih kuat dan modern sebagaimana yang dicita-citakan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : Bos OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada April 2026 Stabil

"Presiden ingin praktik dan sistem arah ekonomi kita kembali ke konstitusi di situlah koperasi menjadi badan usaha yang paling relevan," kata Ferry.

Sementara itu, Ketua Umum Inkopau, Marsekal Pertama TNI AR. Panca Putra, menyampaikan, bahwa dukungan moril dari Kemenkop sangat berarti bagi Inkopau dalam penguatan basis usahanya. Dalam catatan usahanya,

Inkopau berhasil merealisasikan Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 mencapai Rp33,5 miliar atau 110 persen dari rencana awal.

Ia menegaskan, optimisme menghadapi tahun 2026 meski ada tantangan global. Rencana kerja tahun 2026 menargetkan SHU Rp23 miliar, dengan strategi merintis usaha baru seperti olahraga, restoran, waralaba, dan agro usaha.

Panca yakin target tersebut bisa tercapai dengan kerjasama yang solid. "Kami harus optimis dan yakin bahwa SHU tahun 2026 yang akan datang bisa tercapai dan melampaui target," katanya.

Baca juga : SPI Dukung Perjuangan Pengemudi Ojol Disabiltas Ingin Anaknya Jadi Polisi

Sementara itu Aspers Kasau Marsekal Muda TNI Yosta Riza menekankan, pentingnya kesejahteraan prajurit sebagai tujuan utama koperasi.

Ia mengapresiasi capaian Inkopau khususnya peningkatan SHU 2025 yang menunjukkan kerja keras pengurus. Menurutnya, penguatan kinerja usaha harus berjalan seiring dengan peningkatan layanan.

Yosta menambahkan, bahwa pengelolaan koperasi harus ditingkatkan dengan inovasi dan profesionalisme. Kekuatan koperasi ada pada kemampuan saling memperkuat dan mengelola potensi dengan lebih solid.

"Integritas dan akuntabilitas sangat penting dalam setiap pengelolaan," kata Yosta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.