RM.id Rakyat Merdeka - Paraguay sedang berburu raksasa. Setelah “membunuh” Jerman di babak 32 besar, kini Prancis menjadi target berikutnya. Les Bleus--julukan Prancis--sadar ancaman itu, dan bertekad menghentikan laju kejutan wakil Amerika Selatan tersebut dalam duel di babak 16 besar.
Duel wakil Eropa melawan tim Amerika Selatan ini, akan digelar di Lincoln Financial Field, Phila delphia, Minggu (5/7/2026) pukul 04.00 WIB. Kedua tim datang dengan modal keyakinan cukup besar.
Prancis melangkah ke babak 16 besar dengan penuh percaya diri setelah membantai Swedia 3-0 di babak 32 besar. Sebaliknya, Paraguay datang membawa modal besar usai memulangkan Jerman melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.
Paraguay memang tidak tampil meyakinkan pada fase grup. La Albirroja- -julukan Paraguay--hanya lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik setelah kalah telak 1-4 dari Amerika Serikat, menang tipis 1-0 atas Turki, dan bermain imbang tanpa gol melawan Australia.
Namun, anak asuh Gustavo Alfaro itu, berubah menjadi tim yang berbeda di fase gugur. Mereka sukses membuat kejutan terbesar dengan menyingkirkan Jerman lewat adu penalti.
Baca juga : 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Dan Gratifikasi 78 M
Kekuatan Paraguay terletak pada organisasi pertahanan yang disiplin, penampilan impresif kiper Orlando Gill, serta efektivitas serangan balik. Mentalitas juang sebagai tim kuda hitam juga menjadi modal penting mereka menghadapi Prancis.
Alfaro diperkirakan tetap mempertahankan formasi 5-3-2. Juan Jose Caceres, Gustavo Gomez, Omar Alderete, Alexandro Maidana, dan Fabian Balbuena akan mengawal lini belakang. Diego Gomez, Andres Cubas, serta Matias Galarza menjadi motor lini tengah, sedangkan Gabriel Avalos dan Julio Enciso diplot sebagai ujung tombak.
Di sisi lain, Prancis tampil sebagai salah satu kandidat terkuat juara. Les Bleus menyapu bersih tiga laga Grup I dengan mengalahkan Senegal, Irak, dan Norwegia, sebelum membungkam Swedia di babak 32 besar.
Lini serang Prancis juga sedang ganas. Dua gol Kylian Mbappe ke gawang Swedia membuat koleksi golnya di Piala Dunia 2026 menjadi enam, menyamai torehan kapten Argentina Lionel Messi.
Pelatih Didier Deschamps diperkirakan kembali mengandalkan trio Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise di lini depan. Lini tengah akan dikomandoi N’Golo Kante, Aurelien Tchouameni, serta Adrien Rabiot.
Baca juga : Mirah Sumirat: Alarm Keras Lemahnya Perlindungan Bagi Pekerja
Sementara di lini belakang, Jules Kounde, Ibrahima Konate, Theo Hernandez, dan William Saliba tetap menjadi pilihan utama untuk melindungi penjaga gawang Mike Maignan yang tampil konsisten sepanjang turnamen.
Secara head to head, Prancis juga lebih unggul. Les Bleus selalu menang atas Paraguay di ajang Piala Dunia, termasuk kemenangan 7-3 pada edisi 1958 dan kemenangan tipis 1-0 pada Piala Dunia 1998.
Meski demikian, Deschamps meminta anak asuhnya tidak terlena dengan status unggulan. Menurutnya, keberhasilan Paraguay menyingkirkan Jerman membuktikan bahwa lawannya memiliki kualitas dan mental bertanding yang tinggi.
Pelatih berusia 57 tahun itu mengingatkan, babak gugur selalu menghadirkan kejutan. Banyak tim unggulan sudah berguguran sehingga fokus penuh menjadi harga mati.
“Saya tidak berani mengatakan laga kami mudah. Kini ada rintangan baru yang harus kami lalui. Paraguay ada di sini bukan karena kebetulan. Tim ini punya DNA Amerika Latin dan beberapa pemain bagus. Kami akan mencoba menganalisis dan mengatasi mereka,” ujar Deschamps, dikutip dari laman resmi FIFA.
Baca juga : Said Iqbal: Arahan Presiden Tak Boleh Ada Kekerasan
Bagi Paraguay, pertandingan ini juga menjadi kesempatan menyamai bahkan melampaui pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia. Sebelumnya, prestasi tertinggi La Albirroja adalah menembus perempat final pada edisi 2010.
Di atas kertas, Prancis tetap lebih diunggulkan berkat kualitas skuad yang merata, performa impresif sepanjang turnamen, serta pengalaman tampil di final Piala Dunia 2018 dan 2022.
Namun, Paraguay telah membuktikan mampu menjungkalkan tim besar. Solidnya pertahanan, disiplin bermain, dan mental juang tinggi membuat mereka berpotensi kembali menghadirkan kejutan.
Akankah Mbappe kembali menambah pundi-pundi golnya dan membawa Les Bleus ke perempat final? Atau justru Paraguay kembali menunjukkan statusnya sebagai pembunuh raksasa dengan memulangkan Prancis? Mari kita nantikan. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.