RM.id Rakyat Merdeka - Kehilangan Folarin Bolagun, AS bakal memaksimalkan trisula serang Sergino Dest, Ricardo Pepi, dan Christian Pulisic. Sementara Belgia kembali mengandalkan para bintang sisa generasi emas mereka.
Amerika Serikat (AS) akan menghadapi ujian sesungguhnya saat berjumpa Belgia pada babak 16 besar di Seattle Stadium, besok pukul 07.00 WIB. Duel ini bakal sengit karena mempertemukan tuan rumah yang sedang populer, dan Belgia dengan sisa generasi emasnya.
AS melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Bosnia 2-0. Hasil itu istimewa karena pasukan Mauricio Pochettino mampu mempertahankan keunggulan, meski harus bermain dengan 10 orang usai Folarin Balogun menerima kartu merah. Namun, absennya Balogun yang berstatus topskor tim akibat skorsing, menjadi kerugian besar bagi lini depan The Stars and Stripes.
Baca juga : Prancis Vs Paraguay 1-0, ”Kami Sudah Tampil Maksimal”
Pochettino diperkirakan tetap mempertahankan formasi 4-3- 3 dengan mengandalkan permainan berintensitas tinggi dan pressing agresif. Matt Freese kemungkinan mengawal gawang, didukung Alex Freeman, Chris Richards, Tim Ream, dan Antonee Robinson di lini belakang. Tyler Adams, Weston McKennie, dan Malik Tillman menjadi motor permainan di lini tengah, sedangkan Sergino Dest, Ricardo Pepi, dan Christian Pulisic akan menjadi trisula serang.
Di sisi lain, Belgia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah comeback mengalahkan Senegal 3-2 pada babak 32 besar. Tim besutan Rudi Garcia kembali memperlihatkan mental juara berkat kepemimpinan para pemain senior seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Youri Tielemans.
Meski demikian, kemenangan tersebut juga menunjukkan bahwa lini pertahanan Belgia masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan AS.
Baca juga : ”Karpet Merah” Digelar Pemerintah untuk Investor
Belgia diprediksi tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Thibaut Courtois di bawah mistar. Timothy Castagne, Brandon Mechele, Arthur Theate, dan Maxim De Cuyper akan mengisi lini belakang.
Tielemans bersama Hans Vanaken menjadi penyeimbang di lini tengah, sedangkan Jeremy Doku, De Bruyne, dan Leandro Trossard akan menopang Lukaku sebagai penyerang tunggal. Kreativitas De Bruyne dan kecepatan Doku di sisi sayap diperkirakan menjadi senjata utama Belgia untuk membongkar pertahanan The Yanks.
Selain memperebutkan satu tempat di perempat fi nal, pertandingan ini juga menghadirkan aroma balas dendam. Belgia pernah menyingkirkan AS dengan skor 2-1 setelah perpanjangan waktu pada babak 16 besar Piala Dunia 2014. Kini, bermain di hadapan pendukung sendiri dan di bawah arahan Pochettino, AS berharap mampu membalikkan sejarah.
Baca juga : Pesawat Tempur AS Hilir Mudik di Selat Hormuz, Iran Geram
Sementara itu, Belgia bertekad membuktikan bahwa pengalaman dan kualitas generasi emas mereka masih cukup untuk membawa Setan Merah melangkah lebih jauh. [GO]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.